Tes Potensi Dasar menjadi salah satu tahapan awal yang perlu dihadapi peserta setelah lolos seleksi administrasi Pendidikan Calon Pegawai Asisten Manajer Bank Indonesia. Tahap ini membutuhkan ketelitian, kemampuan memahami informasi, penalaran logis, serta pengelolaan waktu yang baik.
Karena Bank Indonesia tidak memublikasikan bank soal atau kisi-kisi terperinci Tes Potensi Dasar, peserta perlu berhati-hati terhadap pihak yang mengaku memiliki soal asli. Contoh soal Tes Potensi Dasar PCPM BI dalam artikel ini merupakan soal latihan mandiri, bukan soal resmi atau bocoran yang dipastikan muncul dalam seleksi.
Pada PCPM Angkatan 40, Tes Potensi Dasar dilaksanakan secara daring pada 27–28 September 2025 setelah pengumuman seleksi administrasi. Peserta yang lolos kemudian mengikuti Tes Pengetahuan Umum, Tes Pengetahuan Kebanksentralan, dan Tes Bahasa Inggris.
Daftar Isi
- 1. Apa Itu Tes Potensi Dasar PCPM BI?
- 2. Apakah Ada Kisi-Kisi Resmi?
- 3. Kemampuan yang Perlu Dilatih
- 4. Contoh Soal Verbal
- 5. Contoh Soal Numerik
- 6. Contoh Soal Deret Angka
- 7. Contoh Soal Logika
- 8. Contoh Soal Analitis
- 9. Perbedaan Tes Potensi Dasar dan Tes Pengetahuan
- 10. Strategi Mengerjakan Tes
- 11. Persiapan Tes Daring
- 12. Kesalahan yang Perlu Dihindari
- 13. Kesimpulan
- 14. FAQ
- 15. Referensi
Apa Itu Tes Potensi Dasar PCPM BI?
Tes Potensi Dasar atau TPD merupakan salah satu tahapan dalam rekrutmen PCPM Bank Indonesia. Pada informasi resmi PCPM Angkatan 40, urutan seleksinya meliputi:
- seleksi administrasi;
- Tes Potensi Dasar;
- tes pengetahuan teknis;
- tes psikologi;
- tes kesehatan dan psikiatri;
- wawancara pra-tahap akhir; dan
- seleksi tahap akhir.
Setiap tahapan menggunakan sistem gugur. Hanya peserta yang dinilai memenuhi kualifikasi yang dapat melanjutkan ke tahap berikutnya.
PCPM sendiri merupakan jalur rekrutmen untuk memenuhi kebutuhan pegawai pada segmen jabatan officer dengan pangkat Asisten Manajer. Peserta yang diterima akan dikembangkan sebagai kader pimpinan Bank Indonesia melalui skema yang menyerupai management trainee.
Apakah Ada Kisi-Kisi Resmi?
Pada halaman pengumuman dan bantuan PCPM Angkatan 40, panitia mencantumkan keberadaan Tes Potensi Dasar, jadwal, serta urutan seleksi. Namun, halaman publik tersebut tidak memuat jumlah soal, durasi, komponen materi, sistem penilaian, ataupun contoh soal resmi.
Karena itu, pembagian latihan menjadi verbal, numerik, deret, logika, dan analitis dalam artikel ini merupakan pendekatan persiapan umum. Bentuk sebenarnya dapat berbeda pada angkatan berikutnya.
Peserta juga tidak sebaiknya menganggap pola seleksi Angkatan 40 pasti digunakan kembali. Informasi PCPM terbaru yang tercantum di laman Karier BI hingga 28 Juli 2026 masih PCPM Angkatan 40. Ketentuan baru harus diperiksa kembali ketika angkatan berikutnya diumumkan.
Baca juga: Skor Minimal Duolingo untuk LPDP 2026: Cek Syarat S2 dan S3

Kemampuan yang Perlu Dilatih
Walaupun kisi-kisi terperinci tidak dipublikasikan, beberapa kemampuan dasar berikut relevan untuk dipersiapkan:
- memahami hubungan antarkata;
- menarik kesimpulan dari informasi tertulis;
- melakukan perhitungan dasar;
- membaca pola angka;
- membandingkan beberapa kondisi;
- menguji konsistensi pernyataan;
- memecahkan masalah secara sistematis; dan
- bekerja cepat tanpa mengabaikan ketelitian.
Berikut beberapa contoh soal Tes Potensi Dasar PCPM BI yang dapat digunakan sebagai latihan.
Contoh Soal Verbal
Soal 1: Sinonim
Kata yang paling dekat maknanya dengan konsisten adalah …
A. berubah-ubah
B. tetap
C. terbatas
D. berlebihan
E. tergesa-gesa
Jawaban: B. tetap
Pembahasan: Konsisten berarti tetap, selaras, atau tidak berubah-ubah dalam menjalankan suatu prinsip maupun tindakan.
Soal 2: Analogi
Analisis : Kesimpulan = Observasi : …
A. dugaan
B. pengamatan
C. objek
D. catatan
E. hasil
Jawaban: E. hasil
Pembahasan: Analisis menghasilkan kesimpulan, sedangkan observasi menghasilkan temuan atau hasil pengamatan. Pilihan “hasil” mempunyai hubungan yang paling mendekati.
Soal 3: Pemahaman Pernyataan
Semua pegawai pada Divisi A mengikuti pelatihan. Sebagian peserta pelatihan memiliki sertifikat kemampuan bahasa.
Kesimpulan yang pasti benar adalah …
A. semua pegawai Divisi A memiliki sertifikat bahasa
B. sebagian pegawai Divisi A pasti memiliki sertifikat bahasa
C. pegawai Divisi A termasuk peserta pelatihan
D. tidak ada pegawai Divisi A yang memiliki sertifikat bahasa
E. seluruh peserta pelatihan berasal dari Divisi A
Jawaban: C. pegawai Divisi A termasuk peserta pelatihan
Pembahasan: Pernyataan pertama secara langsung menyebut seluruh pegawai Divisi A mengikuti pelatihan. Tidak ada informasi yang memastikan apakah pemilik sertifikat berasal dari Divisi A.
Contoh Soal Numerik
Soal 4: Persentase
Sebuah unit menyelesaikan 240 laporan dalam satu bulan. Pada bulan berikutnya, jumlah laporan meningkat 15 persen. Berapa laporan yang diselesaikan?
A. 256
B. 264
C. 270
D. 276
E. 284
Jawaban: D. 276
Pembahasan:
15 persen dari 240:
0,15 × 240 = 36
Jumlah setelah meningkat:
240 + 36 = 276
Soal 5: Perbandingan
Perbandingan pegawai laki-laki dan perempuan dalam sebuah tim adalah 3 : 5. Jika jumlah seluruh pegawai 64 orang, berapa jumlah pegawai perempuan?
A. 24
B. 32
C. 36
D. 40
E. 48
Jawaban: D. 40
Pembahasan:
Jumlah bagian:
3 + 5 = 8
Nilai setiap bagian:
64 ÷ 8 = 8
Jumlah pegawai perempuan:
5 × 8 = 40
Soal 6: Rata-Rata
Rata-rata nilai empat peserta adalah 78. Setelah nilai peserta kelima dimasukkan, rata-ratanya menjadi 80. Berapa nilai peserta kelima?
A. 82
B. 84
C. 86
D. 88
E. 90
Jawaban: D. 88
Pembahasan:
Jumlah nilai empat peserta:
4 × 78 = 312
Jumlah nilai lima peserta:
5 × 80 = 400
Nilai peserta kelima:
400 − 312 = 88
Contoh Soal Deret Angka
Soal 7: Pola Selisih
4, 9, 14, 19, 24, …
A. 27
B. 28
C. 29
D. 30
E. 31
Jawaban: C. 29
Pembahasan: Setiap angka bertambah 5. Dengan demikian:
24 + 5 = 29
Soal 8: Pola Bergantian
3, 6, 5, 10, 9, 18, …
A. 16
B. 17
C. 19
D. 20
E. 36
Jawaban: B. 17
Pembahasan: Polanya bergantian antara dikali 2 dan dikurangi 1:
- 3 × 2 = 6;
- 6 − 1 = 5;
- 5 × 2 = 10;
- 10 − 1 = 9;
- 9 × 2 = 18;
- 18 − 1 = 17.
Contoh Soal Logika
Soal 9: Silogisme
Semua analis mampu mengolah data. Sebagian pegawai baru adalah analis.
Kesimpulan yang benar adalah …
A. seluruh pegawai baru mampu mengolah data
B. sebagian pegawai baru mampu mengolah data
C. semua pengolah data merupakan analis
D. sebagian analis bukan pegawai baru
E. tidak ada pegawai baru yang mampu mengolah data
Jawaban: B. sebagian pegawai baru mampu mengolah data
Pembahasan: Sebagian pegawai baru termasuk analis, sedangkan semua analis mampu mengolah data. Dengan demikian, sebagian pegawai baru mampu mengolah data.
Soal 10: Logika Kondisional
Jika Raka mengikuti pelatihan, maka Raka memperoleh sertifikat. Raka tidak memperoleh sertifikat.
Kesimpulan yang tepat adalah …
A. Raka mengikuti pelatihan
B. Raka tidak mengikuti pelatihan
C. pelatihan tidak memberikan sertifikat
D. Raka mengikuti pelatihan lain
E. tidak dapat disimpulkan
Jawaban: B. Raka tidak mengikuti pelatihan
Pembahasan: Bentuk logikanya adalah jika P maka Q. Jika Q tidak terjadi, P juga tidak terjadi. Pola ini dikenal sebagai modus tollens.
Contoh Soal Analitis
Soal 11: Urutan Jadwal
Lima peserta, yaitu Andi, Bima, Citra, Dinda, dan Eka, mengikuti wawancara secara berurutan dengan ketentuan:
- Bima mendapat giliran setelah Andi;
- Citra mendapat giliran sebelum Dinda;
- Eka mendapat giliran terakhir.
Urutan yang mungkin adalah …
A. Bima–Andi–Citra–Dinda–Eka
B. Andi–Dinda–Citra–Bima–Eka
C. Citra–Andi–Bima–Dinda–Eka
D. Dinda–Citra–Andi–Bima–Eka
E. Andi–Bima–Dinda–Eka–Citra
Jawaban: C. Citra–Andi–Bima–Dinda–Eka
Pembahasan: Bima harus berada setelah Andi, Citra sebelum Dinda, dan Eka terakhir. Hanya pilihan C yang memenuhi seluruh ketentuan.
Soal 12: Kecukupan Informasi
Sebuah proyek harus selesai dalam enam hari. Tim telah menyelesaikan 40 persen pekerjaan dalam dua hari pertama dan 35 persen dalam dua hari berikutnya. Berapa persen pekerjaan yang harus diselesaikan pada dua hari terakhir?
A. 15 persen
B. 20 persen
C. 25 persen
D. 30 persen
E. 35 persen
Jawaban: C. 25 persen
Pembahasan:
Pekerjaan yang sudah selesai:
40 persen + 35 persen = 75 persen
Sisa pekerjaan:
100 persen − 75 persen = 25 persen
Perbedaan Tes Potensi Dasar dan Tes Pengetahuan
Tes Potensi Dasar tidak sebaiknya disamakan dengan tes pengetahuan teknis. Dalam PCPM Angkatan 40, kedua tahap tersebut ditempatkan secara terpisah.
Setelah TPD, peserta mengikuti Tes Pengetahuan Umum, Tes Pengetahuan Kebanksentralan, dan Tes Bahasa Inggris.
Artinya, latihan TPD lebih tepat difokuskan pada cara berpikir, pengolahan informasi, angka, dan logika. Pengetahuan mengenai tugas Bank Indonesia, ekonomi, sistem pembayaran, kebijakan moneter, dan isu terkini perlu dipelajari untuk tahapan pengetahuan.
Baca juga: Skor Minimal Duolingo untuk LPDP 2026: Cek Syarat S2 dan S3

Strategi Mengerjakan Tes
Pertama, kerjakan soal yang paling cepat dipahami. Jangan menghabiskan banyak waktu pada satu pola angka atau soal analitis yang belum ditemukan jawabannya.
Kedua, baca pertanyaan sebelum melakukan perhitungan. Peserta sering salah bukan karena tidak mampu berhitung, melainkan karena keliru memahami nilai yang diminta.
Ketiga, gunakan eliminasi pilihan. Pada soal verbal dan logika, menghapus pilihan yang jelas bertentangan dapat memperbesar peluang memperoleh jawaban tepat.
Keempat, tuliskan informasi penting secara singkat. Pada soal urutan, gunakan simbol atau tabel kecil agar hubungan setiap objek lebih mudah dilihat.
Kelima, periksa kembali perintah tes. Karena sistem penilaian TPD PCPM tidak dijelaskan pada halaman publik, jangan berasumsi apakah jawaban salah mengurangi nilai atau tidak. Ikuti petunjuk yang muncul pada undangan dan sistem ujian resmi.
Persiapan Tes Daring
Pada PCPM Angkatan 40, Tes Potensi Dasar dilakukan secara daring. Panitia juga menyarankan peserta memakai perangkat yang sama ketika mengikuti tes uji coba dan tes sebenarnya apabila perangkat tersebut tidak mengalami kendala.
Persiapan yang dapat dilakukan meliputi:
- menggunakan laptop atau komputer yang memenuhi ketentuan;
- memastikan kamera dan mikrofon berfungsi jika diminta;
- menyiapkan koneksi internet yang stabil;
- mengikuti tes uji coba;
- menutup aplikasi yang tidak diperlukan;
- menyiapkan ruangan tenang;
- membaca aturan pengawasan; dan
- masuk ke sistem lebih awal.
Tes ulang tidak otomatis diberikan karena kendala pribadi. Pada PCPM Angkatan 40, tes ulang hanya dipertimbangkan untuk keadaan force majeure yang bersifat masif sesuai kriteria panitia.
Kesalahan yang Perlu Dihindari
Kesalahan pertama adalah menganggap latihan dari internet sebagai soal asli. Bank Indonesia tidak memublikasikan bank soal TPD pada halaman rekrutmen terbuka.
Kesalahan kedua adalah hanya berlatih satu jenis materi. Peserta perlu menyeimbangkan latihan verbal, numerik, logika, deret, dan analitis.
Kesalahan ketiga adalah berlatih tanpa batas waktu. Kecepatan mengambil keputusan perlu dibentuk melalui simulasi.
Kesalahan keempat adalah menghafal pembahasan. Pola soal dapat berubah sehingga pemahaman konsep lebih penting daripada mengingat jawaban.
Kesalahan terakhir adalah mengikuti pihak yang menawarkan jaminan kelulusan. Bank Indonesia menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen PCPM tidak dipungut biaya dan keputusan panitia bersifat mutlak.
Persiapkan Seleksi melalui jadipcpm.id
Mempelajari contoh soal Tes Potensi Dasar PCPM BI membantu peserta memahami cara berpikir yang dibutuhkan dalam soal verbal, numerik, dan logika. Hasil latihan sebaiknya dievaluasi berdasarkan jenis kesalahan dan waktu pengerjaan, bukan hanya jumlah jawaban benar.
Materi dan simulasi di jadipcpm.id dapat digunakan sebagai pendamping untuk menyusun latihan secara lebih terarah. Tetap jadikan laman Karier Bank Indonesia dan portal rekrutmen yang ditautkan secara resmi sebagai acuan utama mengenai jadwal, teknis tes, dan tahapan seleksi.
Kesimpulan
Tes Potensi Dasar merupakan tahapan setelah seleksi administrasi dalam rekrutmen PCPM Bank Indonesia. Pada PCPM Angkatan 40, tes ini dilaksanakan secara daring dan menggunakan sistem gugur sebelum peserta mengikuti tes pengetahuan.
Bank Indonesia tidak memublikasikan kisi-kisi terperinci maupun bank soal TPD kepada publik. Oleh karena itu, seluruh contoh soal Tes Potensi Dasar PCPM BI dalam artikel ini berfungsi sebagai bahan latihan, bukan soal resmi atau bocoran seleksi.
Peserta dapat melatih kemampuan verbal, numerik, deret angka, logika, dan analitis. Selain memahami konsep, lakukan simulasi dengan batas waktu, gunakan strategi eliminasi, dan biasakan melewati soal yang terlalu menyita waktu.
Ketentuan Tes Potensi Dasar pada angkatan berikutnya dapat berubah. Periksa kembali pengumuman resmi Bank Indonesia sebelum mengikuti seleksi agar materi, perangkat, dan strategi yang digunakan sesuai dengan aturan terbaru.
FAQ
Apa saja materi Tes Potensi Dasar PCPM BI?
Bank Indonesia belum memublikasikan rincian materi TPD secara terbuka. Latihan umumnya dapat difokuskan pada verbal, numerik, logika, deret, dan analitis.
Apakah contoh soal dalam artikel ini merupakan soal asli PCPM BI?
Tidak. Semua soal dibuat sebagai latihan mandiri dan bukan soal resmi maupun bocoran dari panitia.
Apakah Tes Potensi Dasar PCPM BI dilakukan secara online?
Pada PCPM Angkatan 40, TPD dilakukan secara daring. Mekanisme angkatan berikutnya harus diperiksa melalui pengumuman resmi.
Apakah TPD sama dengan Tes Pengetahuan Kebanksentralan?
Tidak. TPD dan tes pengetahuan merupakan tahapan berbeda. Tes Pengetahuan Umum, Kebanksentralan, dan Bahasa Inggris dilaksanakan setelah TPD pada Angkatan 40.
Bagaimana cara meningkatkan hasil latihan TPD?
Lakukan latihan rutin, batasi waktu, catat jenis kesalahan, pelajari konsep dasar, dan lakukan simulasi menggunakan beberapa jenis soal.
Referensi
- Bank Indonesia — Laman Karier dan Jalur Rekrutmen Pendidikan Calon Pegawai Asisten Manajer.
- Bank Indonesia — Seleksi Penerimaan PCPM Angkatan 40 Tahun 2025.
- Portal Resmi Rekrutmen PCPM Angkatan 40 — Jadwal Pelaksanaan dan Pengumuman Seleksi.
- Portal Resmi Rekrutmen PCPM Angkatan 40 — Bantuan dan Tahapan Rekrutmen.
- Bank Indonesia — Seleksi Penerimaan PCPM Angkatan 38 Tahun 2023.
- Bank Indonesia — Seleksi Penerimaan PCPM Angkatan 37 Tahun 2022.



