Materi PCPM tahap 2 menjadi informasi penting bagi peserta yang ingin memahami bentuk kemampuan yang diuji dalam Seleksi Potensi Dasar PCPM Bank Indonesia Angkatan 41. Dalam urutan resmi seleksi, tahap kedua setelah Seleksi Administrasi memang disebut Seleksi Potensi Dasar.
Namun, peserta perlu memahami satu hal penting. Bank Indonesia tidak mencantumkan kisi-kisi rinci, jumlah soal, pembagian jumlah soal setiap subtes, maupun passing grade Seleksi Potensi Dasar pada halaman informasi publik PCPM BI 41. Karena itu, materi yang dibahas di bawah merupakan gambaran berdasarkan referensi seleksi dan pola latihan, bukan blueprint resmi dari Bank Indonesia.
Materi PCPM Tahap 2 Berfokus pada Kemampuan Dasar

Referensi mengenai Seleksi Potensi Dasar PCPM BI 41 umumnya mengelompokkan kemampuan yang perlu dipahami peserta menjadi empat bagian utama:
- kemampuan verbal;
- kemampuan numerik;
- kemampuan logika atau penalaran;
- kemampuan spasial atau figural.
Tirto dalam pembahasan Seleksi Potensi Dasar PCPM BI 41 juga mengelompokkan kisi-kisi prediksi ke dalam tes verbal, numerik, logika, dan spasial/figural. Rincian tersebut ditegaskan sebagai materi yang diprediksi diujikan, bukan kisi-kisi resmi yang diterbitkan Bank Indonesia.
Materi Verbal PCPM Tahap 2
Materi verbal berhubungan dengan kemampuan memahami informasi berbentuk kata, kalimat, hubungan antarkata, hingga mengambil kesimpulan berdasarkan informasi yang tersedia.
Beberapa bentuk materi verbal yang dapat digunakan sebagai acuan latihan meliputi:
- sinonim;
- antonim;
- analogi kata;
- pengelompokan kata;
- pemahaman informasi;
- silogisme; dan
- penarikan kesimpulan.
Pada soal analogi, peserta biasanya perlu menentukan hubungan antara dua kata kemudian mencari pasangan dengan pola hubungan yang sama.
Sementara pada soal silogisme atau pemahaman informasi, fokusnya bukan sekadar kemampuan menghafal kosakata. Peserta harus membaca premis dengan teliti kemudian menentukan kesimpulan yang benar berdasarkan informasi yang diberikan.
Tirto memasukkan sinonim-antonim, analogi, pengelompokan kata, serta silogisme dan penarikan kesimpulan sebagai bagian dari kisi-kisi prediksi verbal Seleksi Potensi Dasar PCPM BI 41.
1. Fokus yang Perlu Dipahami pada Materi Verbal
Beberapa kemampuan yang dapat menjadi fokus antara lain:
Memahami hubungan kata
Peserta perlu mengenali hubungan seperti sebab-akibat, bagian-keseluruhan, fungsi, kategori, maupun hubungan objek.
Menentukan kesimpulan
Jawaban harus didasarkan pada informasi di dalam soal. Jangan menambahkan asumsi yang tidak disebutkan.
Memahami kosakata
Sinonim dan antonim membutuhkan pemahaman makna kata, termasuk kata baku maupun kata serapan.
Materi Numerik PCPM Tahap 2
Materi numerik mengukur kemampuan peserta dalam mengolah angka dan mengenali hubungan kuantitatif. Berdasarkan kisi-kisi prediksi yang dihimpun Tirto, cakupan numerik yang dapat digunakan sebagai bahan belajar meliputi:
- aritmetika dasar;
- pecahan;
- persentase;
- deret angka;
- deret huruf;
- perbandingan;
- penalaran kuantitatif; dan
- soal cerita numerik.
1. Aritmetika Dasar
Peserta perlu memahami operasi hitung seperti:
- penjumlahan;
- pengurangan;
- perkalian;
- pembagian;
- pecahan; dan
- persentase.
Soal biasanya tidak hanya menilai kemampuan menghitung, tetapi juga ketepatan menentukan operasi yang digunakan.
2. Deret Angka
Deret angka menuntut peserta menemukan pola dari sejumlah bilangan.
Pola dapat berbentuk:
- penambahan;
- pengurangan;
- perkalian;
- pembagian;
- pola bergantian; atau
- kombinasi beberapa operasi.
Kunci dalam soal seperti ini adalah mencari perubahan antarangka terlebih dahulu sebelum menentukan angka berikutnya.
3. Perbandingan dan Penalaran Kuantitatif
Materi ini berkaitan dengan hubungan dua atau lebih nilai. Bentuknya dapat berupa rasio, proporsi, hingga perbandingan kuantitas berdasarkan informasi tertentu.
4. Soal Cerita Numerik
Angka dapat diberikan dalam bentuk situasi atau kasus. Peserta perlu menerjemahkan informasi tersebut menjadi operasi matematika yang tepat sebelum mencari jawabannya.
Baca juga: Download Soal PCPM PDF + Kunci Jawaban & Pembahasan
Materi Logika PCPM Tahap 2
Materi logika digunakan untuk mengukur kemampuan peserta menganalisis hubungan antara beberapa informasi dan menentukan kesimpulan yang paling masuk akal. Kisi-kisi prediksi Seleksi Potensi Dasar PCPM BI 41 mencakup beberapa bentuk penalaran logis seperti:
- analisis pola;
- analisis pernyataan;
- logika proposisi;
- hubungan jika-maka;
- premis; dan
- penarikan kesimpulan yang valid.
1. Logika Pernyataan
Peserta akan menghadapi sejumlah informasi yang saling berhubungan. Tugas utamanya adalah menentukan pernyataan yang dapat dibuktikan benar berdasarkan informasi tersebut.
Hal yang perlu diperhatikan adalah membedakan antara:
informasi yang pasti benar, yaitu dapat dibuktikan langsung dari premis;
informasi yang salah, yaitu bertentangan dengan premis; dan
informasi yang tidak dapat ditentukan, yaitu tidak memiliki cukup informasi untuk disimpulkan.
2. Logika Jika-Maka
Hubungan sebab-akibat atau pernyataan bersyarat juga dapat digunakan dalam latihan.
Contohnya:
Jika A terjadi, maka B terjadi.
Peserta harus memahami konsekuensi logis dari pernyataan tersebut dan tidak membalik hubungan secara sembarangan.
3. Penalaran Berdasarkan Premis
Beberapa premis dapat diberikan sekaligus. Peserta kemudian menentukan kesimpulan yang tetap konsisten dengan seluruh informasi tersebut.
Pada bagian ini, ketelitian membaca sering menjadi sama pentingnya dengan kemampuan logika.
Materi Figural atau Spasial PCPM Tahap 2
Materi figural atau spasial berhubungan dengan kemampuan mengenali hubungan visual dan perubahan pola pada gambar.
Berdasarkan kisi-kisi prediksi Seleksi Potensi Dasar PCPM BI 41, bentuk yang dapat dijadikan acuan latihan antara lain:
- melanjutkan pola gambar;
- menentukan hubungan antarbentuk;
- rotasi gambar;
- pencerminan gambar; dan
- menemukan perubahan tertentu pada rangkaian visual.
1. Pola Gambar
Peserta perlu memperhatikan perubahan antarobjek, misalnya:
- jumlah elemen;
- arah;
- posisi;
- bentuk;
- rotasi;
- susunan; atau
- kombinasi beberapa perubahan sekaligus.
2. Hubungan AntarGambar
Soal dapat meminta peserta mencari hubungan antara gambar pertama dan kedua, kemudian menggunakan pola yang sama untuk menentukan gambar berikutnya.
3. Rotasi dan Pencerminan
Peserta perlu membedakan objek yang diputar dengan objek yang dicerminkan.
Rotasi mempertahankan struktur objek tetapi mengubah arah, sedangkan pencerminan menghasilkan posisi seperti bayangan pada cermin.
Ringkasan Materi PCPM Tahap 2

Secara ringkas, gambaran materi yang dapat dipelajari untuk Seleksi Potensi Dasar adalah sebagai berikut:
| Kelompok Materi | Cakupan Latihan |
|---|---|
| Verbal | Sinonim, antonim, analogi, pengelompokan kata, silogisme, kesimpulan |
| Numerik | Aritmetika, pecahan, persentase, deret, perbandingan, soal cerita |
| Logika | Analisis pernyataan, jika-maka, premis, penalaran dan kesimpulan |
| Figural/Spasial | Pola gambar, hubungan bentuk, rotasi, pencerminan |
Pembagian tersebut sebaiknya digunakan sebagai gambaran belajar, bukan dianggap sebagai kisi-kisi resmi PCPM BI Angkatan 41.
Materi yang Belum Dikonfirmasi Resmi Bank Indonesia
Bagian ini penting agar informasi mengenai materi PCPM tahap 2 tidak menyesatkan. Portal resmi Rekrutmen PCPM BI Angkatan 41 mencantumkan nama tahapan Seleksi Potensi Dasar, jadwal pelaksanaan, serta ketentuan umum online test. Namun, halaman resmi yang tersedia untuk publik tidak merinci:
- nama resmi setiap subtes;
- jumlah subtes;
- jumlah soal;
- jumlah soal setiap bagian;
- durasi setiap subtes;
- bobot penilaian;
- passing grade; maupun
- bank soal resmi.
FAQ Rekrutmen PCPM BI justru menyebutkan bahwa informasi lain terkait persiapan tahapan seleksi akan disampaikan melalui pengumuman masing-masing tahap. Karena itu, informasi di internet yang menyatakan suatu komposisi soal sebagai “kisi-kisi resmi PCPM BI” perlu diperiksa kembali sumbernya.
Materi Prioritas untuk Dipahami
Jika mengacu pada kelompok kemampuan yang banyak digunakan sebagai gambaran Seleksi Potensi Dasar, materi dapat diprioritaskan pada empat kemampuan utama. Pertama, verbal, khususnya pemahaman informasi dan penarikan kesimpulan. Kedua, numerik, terutama pola angka, aritmetika, persentase, dan perbandingan.
Ketiga, logika, terutama hubungan premis dan kesimpulan. Keempat, figural atau spasial, khususnya pola, rotasi, dan perubahan bentuk. Peserta juga perlu terbiasa membaca instruksi dengan teliti karena tipe pertanyaan dapat berbeda meskipun kemampuan yang dinilai masih berada dalam kelompok yang sama.
Baca juga: Pengumuman PCPM BI 41 Setelah Tes Potensi Dasar 5–6 September 2026
Mini FAQ Materi PCPM Tahap 2
Materi PCPM tahap 2 terdiri dari apa saja?
Materi yang dapat digunakan sebagai gambaran Seleksi Potensi Dasar meliputi kemampuan verbal, numerik, logika, serta figural atau spasial. Namun, pembagian tersebut bukan kisi-kisi resmi yang dipublikasikan Bank Indonesia.
Materi verbal PCPM tahap 2 membahas apa?
Materi verbal umumnya berkaitan dengan sinonim, antonim, analogi kata, pengelompokan kata, silogisme, pemahaman informasi, dan penarikan kesimpulan.
Materi numerik PCPM tahap 2 mencakup apa saja?
Materi numerik dapat mencakup aritmetika dasar, pecahan, persentase, deret angka, perbandingan, penalaran kuantitatif, dan soal cerita numerik.
Materi figural PCPM tahap 2 seperti apa?
Materi figural atau spasial berkaitan dengan kemampuan mengenali pola gambar, hubungan antarbentuk, rotasi, pencerminan, serta perubahan posisi atau susunan objek.
Bank Indonesia sudah memberikan kisi-kisi resmi PCPM tahap 2?
Belum ada kisi-kisi rinci, jumlah soal, pembagian subtes, bobot penilaian, maupun passing grade Seleksi Potensi Dasar yang dipublikasikan secara terbuka pada portal resmi PCPM BI 41.
Kesimpulan
Materi PCPM tahap 2 mengacu pada materi yang digunakan untuk menghadapi Seleksi Potensi Dasar PCPM Bank Indonesia. Dalam urutan resmi PCPM BI Angkatan 41, Seleksi Potensi Dasar memang merupakan tahap kedua setelah Seleksi Administrasi.
Sebagai gambaran, materi yang banyak dirujuk mencakup verbal, numerik, logika, serta figural atau spasial. Verbal berfokus pada hubungan kata dan kesimpulan, numerik pada pengolahan angka, logika pada hubungan informasi dan premis, sedangkan figural menguji kemampuan mengenali pola visual.
Namun, Bank Indonesia tidak memublikasikan kisi-kisi rinci, jumlah soal, pembagian subtes, maupun passing grade Seleksi Potensi Dasar PCPM BI 41 pada portal informasi publik yang tersedia. Oleh karena itu, rincian materi tersebut harus ditempatkan sebagai gambaran untuk belajar, bukan sebagai bocoran maupun blueprint resmi seleksi.
Kalau ingin lebih siap menghadapi materi PCPM tahap 2, kamu bisa belajar melalui JadiPCPM dengan latihan soal, tryout, dan pembahasan materi verbal, numerik, logika, serta figural yang dapat membantu memahami pola Seleksi Potensi Dasar secara lebih terarah.
Sumber Referensi
- Portal Resmi Rekrutmen PCPM BI Angkatan 41 — acuan resmi urutan tahapan dan jadwal Seleksi Potensi Dasar.
- FAQ Rekrutmen PCPM BI Angkatan 41 — acuan resmi mengenai Seleksi Potensi Dasar, sistem seleksi, serta ketentuan online test.
- Bank Indonesia – Seleksi Penerimaan PCPM Angkatan 41 — sumber resmi pembukaan Rekrutmen PCPM BI 41 dari Bank Indonesia.
- Tirto – Kisi-Kisi Materi Seleksi Potensi Dasar PCPM BI 41 — referensi sekunder mengenai prediksi materi verbal, numerik, logika, dan spasial/figural.
- JadiPCPM – Soal Tes Potensi Dasar PCPM BI 2026 — referensi tambahan untuk gambaran latihan materi Seleksi Potensi Dasar.




