Pelaksanaan Seleksi Potensi Dasar PCPM Bank Indonesia berlangsung pada 5 September 2026. Buat kamu yang sedang mengikuti rangkaian seleksi PCPM BI, latihan di tahap ini sebaiknya tidak lagi hanya fokus membaca materi, tetapi mulai membiasakan diri menghadapi pola soal dan mengambil keputusan dengan cepat.
Berdasarkan tampilan tes peserta, terdapat empat jenis subtes yang perlu dihadapi, yaitu:
- Quantitative Reasoning
- Verbal Reasoning
- Digit Symbol
- Diagrammatical Reasoning
Karakter keempat subtes tersebut berbeda. Ada yang membutuhkan kemampuan mengenali pola angka, menyimpulkan informasi berdasarkan sejumlah aturan, mencocokkan simbol dengan cepat, hingga menemukan hubungan pada objek visual.
Karena itu, berikut tersedia 20 latihan Soal Tes PCPM BI, terdiri dari masing-masing 5 soal untuk setiap subtes lengkap dengan jawaban dan pembahasannya.
Catatan: soal dalam artikel ini merupakan latihan persiapan PCPM BI berdasarkan tipe dan pola materi latihan. Soal berikut bukan soal resmi, bukan soal yang sedang digunakan dalam tes, dan bukan bocoran soal Bank Indonesia.

Contoh Soal Tes PCPM BI 2026 Lengkap dengan Jawaban dan Pembahasan
Berikut kumpulan latihan Soal Tes PCPM BI yang disusun berdasarkan empat subtes yang dikerjakan peserta, yaitu Quantitative Reasoning, Verbal Reasoning, Digit Symbol, dan Diagrammatical Reasoning.
Masing-masing subtes berisi 5 contoh soal, sehingga total terdapat 20 latihan soal lengkap dengan jawaban dan pembahasan. Cobalah kerjakan terlebih dahulu sebelum membuka pembahasannya agar kamu bisa mengukur kemampuan mengenali pola, ketelitian, dan kecepatan dalam menjawab soal.
1. Quantitative Reasoning
Lihat Jawaban & Pembahasan
Jawaban: 9
Polanya: Kolom 1 + (Kolom 2)³ = Kolom 3.
39 + ?³ = 768
?³ = 729
? = 9
Lihat Jawaban & Pembahasan
Jawaban: 986
Jumlah setiap baris adalah 2060.
2060 − (276 + 798) = 986.
Lihat Jawaban & Pembahasan
Jawaban: 176
Pola setiap baris adalah +3 kemudian +6.
179 − 3 = 176.
Lihat Jawaban & Pembahasan
Jawaban: 192
Setiap bilangan bertambah 4.
196 − 4 = 192.
Lihat Jawaban & Pembahasan
Jawaban: 559
Polanya: angka sebelumnya × 2 + 1.
279 × 2 + 1 = 559.
2. Verbal Reasoning
Gani, Hana, Ivan, dan Joko masing-masing memesan minuman berbeda: Kopi, Teh, Jus, dan Susu.
- Hana memesan Teh.
- Gani tidak memesan Kopi maupun Jus.
- Ivan memesan Jus.
Joko memesan Kopi.
Lihat Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A. Benar
Hana = Teh, Ivan = Jus, dan Gani tidak boleh Kopi maupun Jus sehingga Gani = Susu. Kopi otomatis menjadi milik Joko.
- Hana memesan Teh.
- Gani tidak memesan Kopi maupun Jus.
- Ivan memesan Jus.
Gani memesan Kopi.
Lihat Jawaban & Pembahasan
Jawaban: B. Salah
Berdasarkan eliminasi, Gani memesan Susu, bukan Kopi.
Lia, Mira, Naufal, Oki, dan Putra dijadwalkan presentasi Senin sampai Jumat.
- Naufal presentasi hari Senin.
- Lia tepat sehari sebelum Mira.
- Oki lebih awal daripada Putra.
- Mira tidak presentasi hari Selasa.
Naufal mendapat jadwal paling awal.
Lihat Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A. Benar
Naufal sudah ditetapkan pada hari Senin, yaitu hari paling awal.
- Naufal presentasi hari Senin.
- Lia tepat sehari sebelum Mira.
- Oki lebih awal daripada Putra.
- Mira tidak presentasi hari Selasa.
Mira presentasi pada hari Rabu.
Lihat Jawaban & Pembahasan
Jawaban: C. Tidak Dapat Ditentukan
Mira masih dapat berada pada Rabu, Kamis, atau Jumat sehingga posisinya tidak dapat dipastikan.
Enam pelari diberi peringkat 1 tercepat sampai 6 terlambat.
- Cindy lebih cepat daripada Bayu.
- Dodi lebih cepat daripada Cindy.
- Eka lebih lambat daripada Bayu.
- Fira tepat satu peringkat di bawah Dodi.
- Gilang lebih cepat daripada Eka tetapi lebih lambat daripada Bayu.
Fira menempati peringkat kedua.
Lihat Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A. Benar
Urutan akhirnya adalah: Dodi → Fira → Cindy → Bayu → Gilang → Eka.
Fira berada tepat satu peringkat setelah Dodi, sehingga Fira berada pada peringkat kedua.
3. Digit Symbol
Lihat Jawaban & Pembahasan
Jawaban: C. FFGFAI
╯ = F, ╯ = F, ╫ = G, ╯ = F, ┘ = A, ┏ = I.
Lihat Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A. FAFDFC
╯ = F, ┘ = A, ╯ = F, ╭ = D, ╯ = F, ╟ = C.
Lihat Jawaban & Pembahasan
Jawaban: B. DIGHCFF
╭ = D, ┏ = I, ╫ = G, └ = H, ╟ = C, ╯ = F, ╯ = F.
Lihat Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A. CIFIBHF
╟ = C, ┏ = I, ╯ = F, ┏ = I, ┗ = B, └ = H, ╯ = F.
Lihat Jawaban & Pembahasan
Jawaban: B. HACGICD
└ = H, ┘ = A, ╟ = C, ╫ = G, ┏ = I, ╟ = C, ╭ = D.
4. Diagrammatical Reasoning
Set B: tepat 1 bangun bergaris putus-putus.
Lihat Jawaban & Pembahasan
Jawaban: B. Set B
Figure hanya memiliki satu bangun bergaris putus-putus.
Set B: tepat 1 bangun bergaris putus-putus.
Lihat Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A. Set A
Terdapat tepat dua bangun dengan garis putus-putus.
Set B: tidak ada bangun di dalam yang mempunyai pasangan sejenis di luar.
Lihat Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A. Set A
Lingkaran dan bangun bersisi lima yang berada di dalam sama-sama mempunyai pasangan sejenis di luar.
Set B: tidak ada bangun di dalam yang mempunyai pasangan sejenis di luar.
Lihat Jawaban & Pembahasan
Jawaban: C. Bukan Keduanya
Segitiga mempunyai pasangan di luar, sedangkan lingkaran tidak. Kondisi tersebut tidak memenuhi aturan Set A maupun Set B.
Set B: jumlah lingkaran hitam sama dengan jumlah sisi bangun pusat + 2.
Lihat Jawaban & Pembahasan
Jawaban: B. Set B
Bangun pusat mempunyai 5 sisi dan terdapat 7 lingkaran hitam.
Karena 5 + 2 = 7, Figure memenuhi aturan Set B.

Cara Mengerjakan Soal Tes PCPM BI Lebih Efektif
Setelah mencoba 20 latihan di atas, jangan hanya menghitung berapa soal yang berhasil dijawab dengan benar. Perhatikan juga berapa lama waktu yang kamu butuhkan untuk menemukan pola.
Beberapa strategi yang bisa digunakan:
- Quantitative Reasoning: cari hubungan dari baris atau kolom yang sudah lengkap sebelum menghitung bagian yang kosong.
- Verbal Reasoning: ubah informasi panjang menjadi urutan, tabel, atau hubungan sederhana agar tidak tertukar.
- Digit Symbol: baca dan terjemahkan simbol satu per satu dari kiri ke kanan.
- Diagrammatical Reasoning: bandingkan satu karakteristik terlebih dahulu, seperti jumlah, warna, jenis garis, posisi, atau hubungan antarobjek.
- Jangan terlalu lama pada satu soal: jika pola belum ditemukan, lanjutkan terlebih dahulu dan kembali jika masih tersedia waktu.
Jangan Hanya Mengejar Jawaban Benar
Salah satu fungsi latihan Soal Tes PCPM BI adalah mengetahui pola kesalahan yang masih sering dilakukan.
Setelah latihan, kelompokkan kesalahanmu menjadi:
- belum menemukan pola,
- salah menghitung,
- salah memahami ketentuan,
- tertukar membaca simbol,
- kurang teliti melihat visual,
- atau terlalu lama mengerjakan satu soal.
Dengan evaluasi seperti ini, sesi belajar berikutnya bisa lebih fokus pada kemampuan yang memang masih lemah.
Kesimpulan
Empat subtes yang perlu kamu latih untuk Soal Tes PCPM BI adalah Quantitative Reasoning, Verbal Reasoning, Digit Symbol, dan Diagrammatical Reasoning. Jika ingin memperbanyak latihan dan simulasi dengan persiapan yang lebih terarah, kamu bisa mengikuti bimbel PCPM BI di JadiPCPM melalui app.jadipcpm.id.




