Soal TPD PCPM BI menjadi salah satu materi yang perlu diketahui peserta setelah melewati seleksi administrasi Pendidikan Calon Pegawai Asisten Manajer Bank Indonesia. TPD atau Tes Potensi Dasar berada pada tahap awal seleksi dan digunakan untuk mengukur kemampuan penalaran dasar melalui beberapa jenis subtes.
Berdasarkan Kurikulum PCPM BI Angkatan 41 yang digunakan sebagai referensi artikel ini, materi Tahap 1 terdiri dari Verbal, Numerical, Digit Symbol, dan Diagrammatical. Dokumen tersebut merupakan kurikulum pembelajaran yang menggabungkan informasi seleksi dengan hasil riset internal, sehingga jumlah soal dan durasi yang tercantum perlu dibedakan dari ketentuan resmi tes jika panitia memberikan petunjuk berbeda.
TPD PCPM BI Itu Tes Apa?
TPD merupakan singkatan dari Tes Potensi Dasar atau dalam dokumen kurikulum disebut sebagai Seleksi Potensi Dasar. Tahapan ini tercantum sebagai Tahap 1 dalam rangkaian seleksi PCPM Bank Indonesia Angkatan 41.
Setelah peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi, tahapan berikutnya adalah Seleksi Potensi Dasar secara online. Setelah itu, kandidat yang memenuhi kualifikasi dapat melanjutkan ke Seleksi Pengetahuan Teknis yang mencakup Pengetahuan Umum, Kebanksentralan, dan Bahasa Inggris.
Urutan tahap seleksi yang tercantum dalam dokumen adalah:
- Seleksi Potensi Dasar
- Seleksi Pengetahuan Teknis
- Seleksi Psikologi
- Seleksi Kesehatan dan Psikiatri
- Wawancara Pra Tahap Akhir
- Town Hall Meeting
Dengan demikian, soal TPD PCPM BI berbeda dari tes pengetahuan teknis. Pada TPD, materi berfokus pada kemampuan verbal, numerik, simbol, dan penalaran diagram.
Materi Soal TPD PCPM BI

Kurikulum PCPM BI Angkatan 41 mencantumkan empat bagian utama dalam Seleksi Potensi Dasar.
| Materi TPD | Jumlah Soal dalam Kurikulum | Alokasi Waktu |
|---|---|---|
| Verbal | 10 soal | 12 menit |
| Numerical | 10 soal | 10 menit |
| Digit Symbol | 36 soal | 7 menit |
| Diagrammatical | 10 soal | 7,5 menit |
Jumlah soal dan waktu di atas berasal dari alokasi materi pembelajaran pada dokumen kurikulum, bukan pernyataan passing grade atau ketentuan final resmi Bank Indonesia.
Empat bagian tersebut memiliki bentuk yang cukup berbeda. Verbal menggunakan informasi dan ketentuan untuk menentukan kesimpulan. Numerical menggunakan hubungan angka. Digit Symbol meminta peserta mencocokkan simbol dengan legenda, sedangkan Diagrammatical menggunakan hubungan dan aturan pada gambar.
Soal TPD PCPM BI Verbal
Bagian Verbal menggunakan stimulus berupa beberapa informasi atau ketentuan. Dari informasi tersebut, peserta menilai suatu pernyataan sebagai Benar, Salah, atau Tidak Dapat Ditentukan.
Contoh pada dokumen menggunakan empat orang yang memesan minuman berbeda. Peserta harus menghubungkan setiap informasi hingga memperoleh pasangan yang tepat.
Contoh Soal Verbal PCPM BI
Empat teman, yaitu Gani, Hana, Ivan, dan Joko, masing-masing memesan minuman berbeda: Kopi, Teh, Jus, dan Susu.
- Hana memesan Teh
- Gani tidak memesan Kopi maupun Jus
- Ivan memesan Jus
Pernyataan: Joko memesan Kopi.
Lihat Jawaban dan Pembahasan
Hana memesan Teh dan Ivan memesan Jus. Gani tidak boleh memesan Kopi maupun Jus. Karena Teh dan Jus sudah digunakan, Gani mendapatkan Susu.
Minuman yang tersisa adalah Kopi sehingga menjadi milik Joko. Jadi, pernyataan Joko memesan Kopi adalah benar.
Pada contoh lain di dokumen, bentuk Verbal menggunakan jadwal presentasi lima karyawan dari Senin sampai Jumat. Pernyataan dapat memiliki jawaban Tidak Dapat Ditentukan apabila terdapat lebih dari satu susunan yang tetap memenuhi seluruh ketentuan.
Baca Juga Penempatan PCPM Bank Indonesia: Lokasi Kerja, Unit, dan Ketentuan yang Perlu Dipahami
Soal TPD PCPM BI Numerical

Numerical dalam kurikulum menggunakan pola angka berbentuk matriks. Contoh yang tersedia mencakup matriks 3×3 dan matriks 4×4. Hubungan angka dalam matriks dapat menggunakan pola operasi berulang maupun selisih tetap.
Contoh Soal Numerical Matriks 3×3
Tentukan bilangan yang tepat untuk menggantikan tanda tanya (?) pada matriks berikut.
| 29 | 89 | 269 |
| ? | 83 | 251 |
| 78 | 236 | 710 |
Lihat Jawaban dan Pembahasan
Pola yang digunakan adalah angka sebelumnya × 3 + 2.
29 × 3 + 2 = 89
89 × 3 + 2 = 269
Untuk mencari angka sebelum 83: (83 − 2) ÷ 3 = 27.
Jadi, jawabannya adalah 27.
Contoh Numerical dengan Selisih Tetap
Tentukan bilangan yang tepat untuk menggantikan tanda tanya (?) pada matriks berikut.
| 261 | 270 | 279 | 288 |
| 284 | 293 | 302 | 311 |
| 215 | 224 | ? | 242 |
| 323 | 332 | 341 | 350 |
Lihat Jawaban dan Pembahasan
Setiap angka pada satu baris memiliki selisih tetap +9.
261 → 270 → 279 → 288
Pada baris ketiga: 215 → 224 → ? → 242.
224 + 9 = 233 dan 233 + 9 = 242.
Jadi, nilai yang menggantikan tanda tanya adalah 233.
Soal TPD PCPM BI Digit Symbol
Digit Symbol menggunakan legenda yang memasangkan huruf dengan simbol tertentu. Legenda tersebut digunakan untuk menerjemahkan rangkaian simbol menjadi rangkaian huruf.
Dalam rancangan kurikulum, Digit Symbol terdiri dari 36 soal. Kompleksitasnya meningkat bertahap berdasarkan jumlah simbol yang perlu dibaca. Nomor 1–4 menggunakan tiga simbol, kemudian jumlahnya meningkat hingga soal nomor 25–36 menggunakan 12 simbol dalam setiap soal.
Contoh Soal Digit Symbol
Perhatikan legenda simbol berikut.
| A | B | C | D | E | F | G | H | I | J |
| ┘ | ┗ | ╟ | ╭ | ╜ | ╯ | ╫ | └ | ┏ | ╕ |
Lihat Jawaban dan Pembahasan
Berdasarkan legenda:
╕ = J
╟ = C
╫ = G
Rangkaian simbol tersebut menghasilkan huruf JCG.
Soal TPD PCPM BI Diagrammatical
Diagrammatical menguji kemampuan menemukan aturan yang membedakan kelompok gambar. Dalam contoh kurikulum, peserta diberikan Set A, Set B, dan sebuah Figure yang harus diklasifikasikan.
Aturan dapat berkaitan dengan jumlah bangun bergaris putus-putus maupun hubungan antara bangun yang berada di dalam dan di luar sebuah lingkaran. Pilihan jawabannya berupa Set A, Set B, atau Bukan Keduanya.
Contoh Pola Diagrammatical
Perhatikan aturan yang membedakan Set A dan Set B.
Set A: setiap bangun di dalam lingkaran putus-putus memiliki pasangan bangun sejenis di luar lingkaran.
Set B: tidak ada bangun di dalam lingkaran putus-putus yang memiliki pasangan sejenis di luar lingkaran.
Lihat Jawaban dan Pembahasan
Di dalam lingkaran terdapat segitiga dan lingkaran. Di luar lingkaran terdapat bintang dan segitiga.
Segitiga di dalam memiliki pasangan segitiga di luar, tetapi lingkaran di dalam tidak memiliki pasangan.
Figure tidak termasuk Set A karena tidak seluruh bangun di dalam memiliki pasangan. Figure juga tidak termasuk Set B karena masih terdapat satu pasangan bangun sejenis.
Oleh karena itu, jawabannya adalah C. Bukan Keduanya.
Posisi TPD dalam Jadwal Seleksi PCPM BI 41
Dalam jadwal yang tercantum pada kurikulum, Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi berada pada 2 September 2026, kemudian Pelaksanaan Seleksi Potensi Dasar Online tercantum pada Minggu ke-1 September 2026.
Pengumuman Hasil Seleksi Potensi Dasar tercantum pada Minggu ke-3 September 2026, kemudian dilanjutkan dengan Seleksi Pengetahuan Teknis pada periode yang sama. Dokumen memberikan catatan bahwa jadwal pelaksanaan dan pengumuman tersebut bersifat tentative.
Karena itu, peserta tetap perlu mengikuti jadwal dan petunjuk yang muncul pada portal atau akun seleksi masing-masing apabila terdapat perubahan dari jadwal dalam dokumen.
Penilaian TPD PCPM BI dalam Kurikulum
Dokumen kurikulum mencantumkan skor minimal 80 dari 100 sebagai standar internal pembelajaran untuk Tahap 1 PCPM.
Angka 80 tersebut bukan disebut sebagai passing grade resmi Bank Indonesia. Dokumen secara langsung menjelaskan bahwa karena sistem penerimaan PCPM berbasis peringkat atau nilai tertinggi, skor 80 tidak berarti peserta otomatis dinyatakan lolos.
Dengan demikian, angka tersebut lebih tepat dipahami sebagai parameter evaluasi internal yang digunakan dalam kurikulum, bukan nilai ambang kelulusan resmi TPD PCPM BI.
Perbedaan TPD dan Tes Pengetahuan Teknis PCPM BI
TPD dan Seleksi Pengetahuan Teknis merupakan dua tahap yang berbeda.
| Seleksi Potensi Dasar | Seleksi Pengetahuan Teknis |
|---|---|
| Verbal | Pengetahuan Umum |
| Numerical | Kebanksentralan |
| Digit Symbol | Bahasa Inggris |
| Diagrammatical | Structure, Written Expression, Reading Comprehension |
Jadi, ketika mencari soal TPD PCPM BI, materi yang dimaksud adalah Verbal, Numerical, Digit Symbol, dan Diagrammatical.
Pengetahuan umum mengenai ekonomi, Bank Indonesia, kebijakan moneter, kebijakan makroprudensial, sistem pembayaran, serta Bahasa Inggris masuk dalam tahap Seleksi Pengetahuan Teknis pada kurikulum.
Baca Juga Cara Cek Pengumuman PCPM BI 2026 Hari Ini, Lihat Hasil Seleksi Administrasi Angkatan 41
Mini FAQ
Apa saja soal TPD PCPM BI?
Berdasarkan Kurikulum PCPM BI Angkatan 41, materi TPD terdiri dari Verbal, Numerical, Digit Symbol, dan Diagrammatical.
Berapa jumlah soal TPD PCPM BI?
Dalam alokasi kurikulum tercantum Verbal 10 soal, Numerical 10 soal, Digit Symbol 36 soal, dan Diagrammatical 10 soal. Angka tersebut merupakan alokasi dalam kurikulum pembelajaran dan perlu dibedakan dari ketentuan final tes resmi.
Apa bentuk soal Numerical PCPM BI?
Contoh dalam kurikulum menggunakan matriks angka 3×3 dan 4×4 dengan pola seperti operasi berulang, pembagian, perkalian, dan selisih tetap.
Apa itu Digit Symbol dalam TPD PCPM BI?
Digit Symbol menggunakan legenda yang memasangkan huruf dengan simbol. Peserta kemudian menentukan rangkaian huruf yang sesuai dengan urutan simbol pada soal.
Apa itu Diagrammatical PCPM BI?
Diagrammatical menggunakan pola visual. Peserta mengamati aturan pada Set A dan Set B kemudian menentukan kelompok yang sesuai untuk sebuah Figure.
Apakah skor 80 merupakan passing grade resmi TPD PCPM BI?
Tidak berdasarkan dokumen yang menjadi referensi artikel ini. Skor 80 dari 100 disebut sebagai standar internal pembelajaran dan tidak berarti peserta otomatis lolos seleksi PCPM BI.
Kesimpulan
Soal TPD PCPM BI dalam Kurikulum PCPM BI Angkatan 41 mencakup empat jenis utama, yaitu Verbal, Numerical, Digit Symbol, dan Diagrammatical. Verbal menggunakan hubungan informasi, Numerical menggunakan pola angka, Digit Symbol menggunakan legenda simbol, dan Diagrammatical menggunakan aturan visual untuk mengelompokkan figure.
Dokumen kurikulum juga mencantumkan contoh soal untuk setiap kategori sehingga bentuk masing-masing subtes dapat terlihat lebih jelas. Namun, jumlah soal, durasi, serta standar skor yang terdapat di dalam kurikulum perlu dibedakan dari ketentuan resmi Bank Indonesia karena dokumen tersebut juga menggunakan hasil riset dan standar pembelajaran internal.
Sumber: Kurikulum PCPM BI Angkatan 41, Product Management PT Cerebrum Edukanesia Nusantara, Agustus 2026, terutama bagian Tahapan Seleksi, Materi Pembelajaran, dan Contoh Soal Tahap 1.




