Tes kesehatan menjadi salah satu tahap yang perlu dihadapi peserta Pendidikan Calon Pegawai Asisten Manajer Bank Indonesia setelah menyelesaikan beberapa seleksi sebelumnya. Tahap ini kerap menimbulkan kekhawatiran karena peserta belum mengetahui jenis pemeriksaan dan standar kelulusannya.
Lantas, tes kesehatan PCPM BI apa saja? Berdasarkan pengumuman resmi PCPM Angkatan 40, Bank Indonesia hanya menyebutkan adanya Tes Kesehatan dan Tes Psikiatri yang dilaksanakan secara luring. Rincian pemeriksaan medis, metode penilaian, dan ambang kelulusannya tidak dipublikasikan kepada masyarakat.
Karena itu, pemeriksaan seperti tes darah, urine, mata, pendengaran, jantung, atau rontgen dalam artikel ini hanya merupakan gambaran medical check-up secara umum. Daftar tersebut bukan kisi-kisi resmi dan belum tentu seluruhnya diterapkan dalam seleksi PCPM berikutnya.
Daftar Isi
- 1. Apa Itu Tes Kesehatan PCPM BI?
- 2. Status Seleksi PCPM BI 2026
- 3. Tes Kesehatan PCPM BI Apa Saja Menurut Pengumuman Resmi?
- 4. Gambaran Pemeriksaan Fisik
- 5. Pemeriksaan Darah dan Urine
- 6. Pemeriksaan Mata dan Pendengaran
- 7. Pemeriksaan Jantung dan Paru
- 8. Tes Psikiatri PCPM BI
- 9. Apakah Kondisi Kesehatan Tertentu Otomatis Menggugurkan?
- 10. Pelaksanaan Tes Kesehatan PCPM Angkatan 40
- 11. Persiapan Sebelum Pemeriksaan
- 12. Hal yang Perlu Dihindari
- 13. Persiapan Seleksi melalui jadipcpm.id
- 14. Kesimpulan
- 15. FAQ
- 16. Referensi
Apa Itu Tes Kesehatan PCPM BI?
Tes kesehatan merupakan tahap untuk menilai kondisi kesehatan calon pegawai sesuai dengan kebutuhan pekerjaan dan ketentuan Bank Indonesia. Pada persyaratan PCPM, peserta harus dinyatakan sehat jasmani dan rohani sesuai kebutuhan serta persyaratan yang ditetapkan Bank Indonesia.
PCPM sendiri merupakan jalur rekrutmen bagi calon pegawai yang akan bekerja pada segmen jabatan officer dengan pangkat Asisten Manajer. Peserta dipersiapkan melalui pendidikan dan pengembangan sebagai kader pimpinan Bank Indonesia.
Tes kesehatan tidak sama dengan Tes Potensi Dasar atau seleksi psikologi. Pemeriksaan kesehatan lebih berfokus pada kondisi fisik dan medis, sedangkan tes psikiatri digunakan untuk menilai aspek kesehatan jiwa melalui metode yang ditetapkan penyelenggara.
Status Seleksi PCPM BI 2026
Hingga 23 Juli 2026, laman Karier Bank Indonesia belum menampilkan pengumuman penerimaan PCPM baru setelah Angkatan 40 yang dibuka pada September 2025. Rekrutmen Bank Indonesia pada April 2026 merupakan jalur Special Hire dan PKWT, bukan PCPM.
Artinya, jenis pemeriksaan, jadwal, lokasi, dan tata tertib tes kesehatan PCPM untuk penerimaan berikutnya belum dapat dipastikan.
Peserta dapat menggunakan pola Angkatan 40 sebagai gambaran awal. Namun, seluruh ketentuan final harus mengikuti pengumuman dan undangan resmi yang diterima peserta.
Tes Kesehatan PCPM BI Apa Saja Menurut Pengumuman Resmi?
Bank Indonesia dan portal PCPM Angkatan 40 hanya menyebut dua nama tahap, yaitu:
- Tes Kesehatan
- Tes Psikiatri
Pengumuman publik tidak menjelaskan apakah tes kesehatan tersebut pasti mencakup darah lengkap, urine, mata, audiometri, EKG, rontgen, atau pemeriksaan lainnya. Bank Indonesia juga tidak memublikasikan daftar penyakit, batas hasil laboratorium, maupun sistem penilaian yang digunakan.
Dengan demikian, jawaban resmi atas pertanyaan tes kesehatan PCPM BI apa saja masih terbatas pada tes kesehatan fisik dan tes psikiatri. Peserta sebaiknya tidak menganggap pengalaman angkatan lama atau daftar dari pihak tidak resmi sebagai ketentuan pasti.
Baca juga: Apakah Jurusan Sastra atau Teknik Bisa Daftar PCPM BI? Ini Penjelasan Syarat Terbarunya
Gambaran Pemeriksaan Fisik
Dalam medical check-up secara umum, pemeriksaan biasanya dimulai dengan anamnesis atau wawancara kesehatan. Tenaga medis dapat menanyakan:
- riwayat penyakit;
- operasi yang pernah dijalani;
- obat yang sedang dikonsumsi;
- alergi;
- keluhan saat ini;
- kebiasaan merokok;
- riwayat kesehatan keluarga.
Dokter juga dapat melakukan pemeriksaan fisik dan mengukur tekanan darah, denyut nadi, berat badan, tinggi badan, serta kondisi tubuh secara umum.
Kementerian Kesehatan menjelaskan bahwa medical check-up terdiri atas pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang yang dipilih berdasarkan rekomendasi dokter, usia, jenis kelamin, serta riwayat kesehatan seseorang.
Namun, belum ada konfirmasi bahwa semua komponen tersebut diterapkan dengan bentuk yang sama pada PCPM.
Pemeriksaan Darah dan Urine
Tes laboratorium merupakan bagian yang umum ditemukan dalam paket medical check-up. Sampel yang digunakan dapat berupa darah dan urine.
Pemeriksaan darah secara umum dapat membantu melihat:
- hemoglobin dan sel darah;
- gula darah;
- kolesterol;
- fungsi hati;
- fungsi ginjal;
- kondisi lain berdasarkan kebutuhan dokter.
Sementara itu, urine dapat diperiksa untuk membantu menilai kondisi saluran kemih, ginjal, kadar gula, atau indikator medis lainnya.
Kementerian Kesehatan menjelaskan bahwa pemeriksaan laboratorium dalam MCU menggunakan sampel seperti darah, urine, feses, dan cairan tubuh lain sesuai tujuan pemeriksaan. Jenis tes yang dipilih tetap mengikuti rekomendasi tenaga medis.
Peserta tidak sebaiknya langsung berpuasa atas inisiatif sendiri. Puasa hanya dilakukan apabila tercantum dalam petunjuk resmi karena tidak semua pemeriksaan laboratorium membutuhkan puasa.
Pemeriksaan Mata dan Pendengaran
Medical check-up untuk kebutuhan kerja dapat mencakup pemeriksaan penglihatan dan pendengaran. Bentuk pemeriksaan yang mungkin digunakan secara umum meliputi:
- ketajaman penglihatan;
- penggunaan kacamata;
- kemampuan membedakan warna;
- pemeriksaan kondisi mata;
- pemeriksaan fungsi pendengaran;
- audiometri.
Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Makassar mencantumkan pemeriksaan mata dan audiometri sebagai bagian dari layanan pemeriksaan kesehatan kerja yang diselenggarakannya. Layanan tersebut juga mencakup pemeriksaan fisik, laboratorium, jantung, radiologi, dan gigi.
Daftar tersebut merupakan contoh layanan kesehatan kerja, bukan rincian resmi tes PCPM. Peserta yang menggunakan kacamata atau alat bantu tertentu sebaiknya membawanya ketika menjalani pemeriksaan.
Pemeriksaan Jantung dan Paru
Pemeriksaan kesehatan kerja juga dapat melibatkan pemeriksaan jantung atau organ pernapasan apabila dinilai diperlukan.
Contoh pemeriksaan penunjang yang umum adalah:
- elektrokardiogram atau EKG;
- pemeriksaan tekanan darah;
- pemeriksaan denyut jantung;
- foto rontgen dada;
- pemeriksaan fungsi paru;
- konsultasi dokter.
Kementerian Kesehatan menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan dapat mencakup pemeriksaan fisik, laboratorium darah dan urine, serta rontgen untuk membantu memperoleh gambaran medis yang lebih akurat.
Sekali lagi, belum ada pernyataan resmi bahwa seluruh pemeriksaan tersebut pasti menjadi bagian dari seleksi PCPM.
Tes Psikiatri PCPM BI
Tes psikiatri merupakan tahap yang disebut secara terpisah dari seleksi psikologi. Seleksi psikologi pada PCPM Angkatan 40 dilaksanakan lebih dahulu, kemudian peserta yang lolos mengikuti Tes Kesehatan dan Tes Psikiatri.
Secara umum, medical check-up psikiatri dapat menggunakan:
- pengisian riwayat kesehatan jiwa;
- instrumen psikometri;
- tes kepribadian klinis;
- wawancara;
- konsultasi dengan psikolog atau dokter spesialis kejiwaan.
Pusat Kesehatan Jiwa Nasional RS Marzoeki Mahdi menjelaskan bahwa layanan MCU psikiatri dapat menggunakan skrining psikometri, pemeriksaan psikologi, MMPI, dan konsultasi. MMPI juga dapat digunakan dalam skrining untuk kebutuhan masuk kerja atau pendidikan.
Meski demikian, Bank Indonesia tidak menyebutkan secara terbuka bahwa tes PCPM pasti menggunakan MMPI atau instrumen tertentu. Peserta cukup menjawab seluruh pertanyaan dengan jujur dan konsisten.
Apakah Kondisi Kesehatan Tertentu Otomatis Menggugurkan?
Bank Indonesia tidak memublikasikan daftar kondisi medis yang otomatis menggugurkan peserta PCPM. Tidak terdapat pula informasi publik mengenai batas berat badan, minus mata, tekanan darah, riwayat operasi, maupun hasil laboratorium tertentu.
Karena itu, peserta tidak sebaiknya menyimpulkan sendiri bahwa penggunaan kacamata, riwayat penyakit, atau konsumsi obat tertentu pasti menyebabkan kegagalan.
Penilaian kelayakan dilakukan oleh tim medis berdasarkan:
- hasil pemeriksaan;
- kebutuhan jabatan;
- kondisi peserta secara menyeluruh;
- risiko pekerjaan;
- ketentuan internal Bank Indonesia.
Jangan menyembunyikan riwayat penyakit atau menghentikan obat tanpa petunjuk dokter. Informasi yang tidak jujur justru dapat menimbulkan risiko bagi peserta.
Pelaksanaan Tes Kesehatan PCPM Angkatan 40
Pada PCPM Angkatan 40, Tes Kesehatan dan Tes Psikiatri dilaksanakan secara luring pada 11–17 November 2025. Hasil tahap tersebut diumumkan pada 26 November 2025.
Peserta dapat memilih salah satu dari 12 kota berikut:
- Jakarta;
- Bandung;
- Yogyakarta;
- Surabaya;
- Medan;
- Padang;
- Palembang;
- Denpasar;
- Banjarmasin;
- Manado;
- Makassar;
- Jayapura.
Biaya perjalanan dan akomodasi menuju lokasi tes menjadi tanggung jawab peserta. Ketentuan lokasi tersebut berlaku untuk Angkatan 40 dan belum tentu digunakan kembali pada seleksi berikutnya.
Persiapan Sebelum Pemeriksaan
Setelah memahami tes kesehatan PCPM BI apa saja, peserta dapat melakukan persiapan yang wajar tanpa mencoba memanipulasi hasil.
Beberapa langkah yang dapat dilakukan adalah:
- Membaca undangan serta petunjuk pemeriksaan sampai selesai.
- Tidur cukup beberapa hari sebelum tes.
- Menjaga pola makan dan minum secara normal.
- Menghindari minuman beralkohol dan kebiasaan yang mengganggu kesehatan.
- Membawa identitas serta dokumen yang diminta.
- Membawa kacamata atau alat bantu yang biasa digunakan.
- Mencatat obat yang sedang dikonsumsi.
- Datang sesuai waktu yang ditentukan.
- Mengikuti instruksi puasa apabila memang diwajibkan.
- Menjawab pertanyaan medis dan psikiatri secara jujur.
Apabila sedang sakit, menjalani pengobatan, atau mempunyai kondisi tertentu, peserta dapat meminta arahan kepada panitia melalui saluran resmi.
Hal yang Perlu Dihindari
Hindari mengonsumsi obat, suplemen, atau ramuan tertentu hanya untuk mengubah hasil pemeriksaan. Jangan pula menghentikan obat resep tanpa berkonsultasi dengan dokter.
Peserta juga perlu menghindari:
- begadang sebelum tes;
- olahraga berat secara mendadak;
- berpuasa tanpa instruksi;
- menyembunyikan riwayat penyakit;
- menghafal jawaban tes psikiatri;
- menggunakan dokumen kesehatan palsu;
- percaya kepada pihak yang menjanjikan kelulusan;
- menyebarkan data medis peserta lain.
Seluruh proses rekrutmen Bank Indonesia tidak dipungut biaya. Waspadai pihak yang meminta pembayaran dengan alasan dapat membantu meluluskan tes kesehatan atau memperoleh hasil pemeriksaan tertentu.
Baca juga: Gaji PCPM BI Berapa? Cek Penghasilan, Tunjangan, dan Fasilitasnya
Persiapkan Seleksi melalui jadipcpm.id
Tes kesehatan memang perlu dipersiapkan, tetapi peserta tetap harus melewati berbagai tahap akademik dan psikologis sebelum mencapainya.
Materi Tes Potensi Dasar, pengetahuan umum, kebanksentralan, bahasa Inggris, psikologi, dan wawancara dapat dipelajari secara bertahap melalui jadipcpm.id. Jadikan laman Karier Bank Indonesia dan portal rekrutmen resmi sebagai acuan utama untuk setiap perubahan jadwal serta ketentuan seleksi.
Kesimpulan
Jadi, tes kesehatan PCPM BI apa saja? Informasi resmi hanya menyebut adanya Tes Kesehatan dan Tes Psikiatri. Bank Indonesia tidak memublikasikan daftar pemeriksaan fisik, laboratorium, instrumen psikiatri, maupun ambang kelulusannya.
Secara umum, medical check-up kerja dapat melibatkan pemeriksaan fisik, darah, urine, mata, pendengaran, jantung, paru, dan pemeriksaan penunjang lain. Tes psikiatri juga dapat menggunakan instrumen psikometri serta wawancara. Namun, komponen tersebut belum dapat dianggap sebagai kisi-kisi resmi PCPM.
Persiapan terbaik adalah menjaga kondisi tubuh, tidur cukup, mengikuti petunjuk panitia, membawa dokumen yang diperlukan, dan memberikan informasi kesehatan secara jujur. Hindari upaya memanipulasi hasil karena keputusan kelayakan berada pada tim medis yang ditunjuk.
FAQ
Tes kesehatan PCPM BI apa saja?
Bank Indonesia hanya menyebut Tes Kesehatan dan Tes Psikiatri tanpa memublikasikan rincian pemeriksaan maupun standar kelulusannya.
Apakah tes kesehatan PCPM BI mencakup tes darah?
Belum dapat dipastikan. Tes darah umum ditemukan dalam medical check-up, tetapi Bank Indonesia tidak menyatakan secara terbuka bahwa tes tersebut pasti digunakan.
Apakah tes psikiatri PCPM sama dengan tes psikologi?
Tidak. Pada Angkatan 40, seleksi psikologi dan Tes Psikiatri merupakan tahap yang berbeda.
Apakah peserta tes kesehatan PCPM harus berpuasa?
Ikuti petunjuk pada undangan. Jangan berpuasa atas inisiatif sendiri karena kebutuhan puasa bergantung pada jenis pemeriksaannya.
Apakah mata minus membuat peserta gagal PCPM?
Bank Indonesia tidak memublikasikan batas minus mata atau ketentuan bahwa penggunaan kacamata otomatis menggugurkan peserta.
Referensi
- Bank Indonesia — Karier dan Jalur Rekrutmen Pendidikan Calon Pegawai Asisten Manajer.
- Bank Indonesia — Seleksi Penerimaan PCPM Angkatan 40.
- Portal Resmi PCPM BI 40 — Jadwal Tes Kesehatan dan Tes Psikiatri.
- Portal Resmi PCPM BI 40 — Lokasi Pelaksanaan Tes Kesehatan dan Psikiatri.
- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia — Manfaat Pemeriksaan Laboratorium dan Medical Check-Up.
- Pusat Kesehatan Jiwa Nasional RS Marzoeki Mahdi — Layanan Tes Kesehatan Fisik dan Psikiatri.
- Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Makassar — Jenis Pemeriksaan Kesehatan Kerja.
- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia — Pemeriksaan Fisik dan Penunjang dalam Pemeriksaan Kesehatan.



