Seleksi PCPM Bank Indonesia (BI) merupakan salah satu rekrutmen yang sangat kompetitif, khususnya bagi para fresh graduate yang bermimpi menjadi bagian dari lembaga keuangan terkemuka di Indonesia.
Ketatnya persaingan dan kompleksitas tahapan seleksi membuat banyak pelamar bertanya-tanya, bagaimana cara terbaik mempersiapkan diri dan memaksimalkan peluang lolos.
Penting untuk dipahami bahwa latihan soal tpd pcpm bi tidak hanya meliputi kemampuan dasar saja, melainkan juga mencakup tes ekonomi dan kebanksentralan serta berbagai assessment yang menguji kemampuan analisis dan komunikasi.
Daftar Isi
35 Contoh Soal TPD PCPM BI — Versi Baru + Soal Gambar
Latihan verbal, numerik, logika, analitis, interpretasi data, serta 10 soal visual/pola gambar.
Slide 1 — Verbal
| No. | Kategori | Soal | Pilihan Jawaban | Jawaban | Pembahasan |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Verbal – Sinonim | Sinonim paling tepat dari “akurat” adalah … | A. Tepat B. Cepat C. Luas D. Tegas E. Stabil |
A. Tepat | Akurat berarti tepat, benar, atau sesuai keadaan sebenarnya. |
| 2 | Verbal – Antonim | Antonim dari “sporadis” adalah … | A. Acak B. Jarang C. Teratur D. Terpisah E. Singkat |
C. Teratur | Sporadis berarti tidak teratur atau terpencar; lawan katanya adalah teratur. |
| 3 | Verbal – Analogi | Inflasi : Harga = Erosi : … | A. Tanah B. Air C. Angin D. Lereng E. Hujan |
A. Tanah | Inflasi berkaitan dengan kenaikan harga, sedangkan erosi berkaitan dengan pengikisan tanah. |
| 4 | Verbal – Analogi | Arsitek : Bangunan = Analis : … | A. Komputer B. Data C. Gedung D. Pegawai E. Arsip |
B. Data | Arsitek mengolah rancangan bangunan, sedangkan analis mengolah data. |
| 5 | Verbal – Kesimpulan | Semua supervisor dapat mengambil keputusan. Sebagian pegawai adalah supervisor. Kesimpulan yang benar adalah … | A. Semua pegawai dapat mengambil keputusan B. Sebagian pegawai dapat mengambil keputusan C. Semua supervisor adalah pegawai D. Tidak ada pegawai yang dapat mengambil keputusan E. Sebagian supervisor tidak dapat mengambil keputusan |
B. Sebagian pegawai dapat mengambil keputusan | Sebagian pegawai termasuk supervisor dan semua supervisor dapat mengambil keputusan. |
Slide 2 — Numerik
| No. | Kategori | Soal | Pilihan Jawaban | Jawaban | Pembahasan |
|---|---|---|---|---|---|
| 6 | Numerik – Deret | Tentukan angka berikutnya: 7, 15, 31, 63, … | A. 95 B. 111 C. 127 D. 129 E. 131 |
C. 127 | Pola ×2 +1. Jadi 63 × 2 + 1 = 127. |
| 7 | Numerik – Deret | Tentukan angka berikutnya: 100, 97, 91, 82, 70, … | A. 52 B. 55 C. 57 D. 58 E. 60 |
B. 55 | Selisihnya −3, −6, −9, −12, sehingga selanjutnya −15. Jadi 70−15=55. |
| 8 | Numerik – Persentase | Pendapatan naik dari Rp4.000.000 menjadi Rp4.600.000. Persentase kenaikannya adalah … | A. 10% B. 12% C. 15% D. 18% E. 20% |
C. 15% | Kenaikan Rp600.000. Persentase = 600.000/4.000.000 ×100% = 15%. |
| 9 | Numerik – Rasio | Perbandingan X:Y = 5:8. Jika jumlah X dan Y adalah 260, nilai X adalah … | A. 90 B. 95 C. 100 D. 105 E. 110 |
C. 100 | Total bagian 13. X = 5/13 × 260 = 100. |
| 10 | Numerik – Rata-rata | Rata-rata 6 angka adalah 72. Jika lima angka pertama berjumlah 350, angka keenam adalah … | A. 72 B. 78 C. 80 D. 82 E. 84 |
D. 82 | Total = 6×72 = 432. Angka keenam = 432−350 = 82. |
Slide 3 — Numerik & Logika
| No. | Kategori | Soal | Pilihan Jawaban | Jawaban | Pembahasan |
|---|---|---|---|---|---|
| 11 | Numerik – Pekerjaan | A menyelesaikan pekerjaan dalam 10 hari, B dalam 15 hari. Jika bersama-sama, waktu yang dibutuhkan adalah … | A. 5 hari B. 6 hari C. 7 hari D. 8 hari E. 9 hari |
B. 6 hari | Laju gabungan 1/10 + 1/15 = 1/6, sehingga selesai 6 hari. |
| 12 | Numerik – Kecepatan | Sebuah mobil menempuh 150 km dalam 2,5 jam. Kecepatan rata-ratanya adalah … | A. 50 km/jam B. 55 km/jam C. 60 km/jam D. 65 km/jam E. 70 km/jam |
C. 60 km/jam | Kecepatan = jarak/waktu = 150/2,5 = 60 km/jam. |
| 13 | Logika – Implikasi | Jika sistem aktif maka lampu indikator menyala. Lampu indikator tidak menyala. Maka … | A. Sistem aktif B. Sistem tidak aktif C. Lampu rusak pasti D. Sistem baru saja aktif E. Tidak dapat disimpulkan |
B. Sistem tidak aktif | Modus tollens: jika P maka Q; tidak Q; maka tidak P. |
| 14 | Logika – Pernyataan | “Sebagian peserta tidak hadir” berarti … | A. Semua peserta hadir B. Tidak ada peserta hadir C. Ada peserta yang tidak hadir D. Semua peserta tidak hadir E. Hanya satu peserta hadir |
C. Ada peserta yang tidak hadir | Kata “sebagian” berarti terdapat setidaknya satu anggota yang memenuhi kondisi. |
| 15 | Logika – Silogisme | Semua ekonom mempelajari data. Sebagian peneliti adalah ekonom. Maka … | A. Semua peneliti mempelajari data B. Sebagian peneliti mempelajari data C. Tidak ada peneliti mempelajari data D. Semua ekonom peneliti E. Sebagian ekonom tidak mempelajari data |
B. Sebagian peneliti mempelajari data | Sebagian peneliti adalah ekonom dan semua ekonom mempelajari data. |
Slide 4 — Soal Gambar I
| No. | Kategori | Soal | Pilihan Jawaban | Jawaban | Pembahasan |
|---|---|---|---|---|---|
| 16 | Gambar – Pola Bentuk | Perhatikan pola berikut:Bentuk berikutnya adalah … | A. B. C. D. |
A. Persegi kosong | Bentuk bergantian lingkaran–persegi. Warna dua kosong, dua penuh, lalu kembali kosong. Setelah lingkaran kosong, berikutnya persegi kosong. |
| 17 | Gambar – Rotasi | Perhatikan arah panah:Panah berikutnya adalah … | A. B. C. D. |
A. Panah ke atas | Panah berotasi 90° searah jarum jam: atas → kanan → bawah → kiri → atas. |
| 18 | Gambar – Pola Bentuk | Perhatikan pola berikut:Bentuk berikutnya adalah … | A. B. C. D. |
A. Segitiga kosong | Setiap bentuk muncul dua kali: kosong lalu penuh. Setelah persegi penuh, siklus kembali ke segitiga kosong. |
| 19 | Gambar – Ukuran | Perhatikan perubahan ukuran:Bentuk berikutnya paling mungkin … | A. Lingkaran lebih besar B. Lingkaran lebih kecil lagi C. Persegi kecil D. Segitiga kecil |
B. Lingkaran lebih kecil lagi | Bentuk tetap lingkaran, sedangkan ukurannya terus mengecil secara bertahap. |
| 20 | Gambar – Pola Warna | Perhatikan pola berikut:Bentuk berikutnya adalah … | A. B. C. D. |
A. Belah ketupat kosong | Urutan bentuk belah ketupat–persegi berulang, dan dua bentuk kosong diikuti dua bentuk penuh. |
Slide 5 — Soal Gambar II
| No. | Kategori | Soal | Pilihan Jawaban | Jawaban | Pembahasan |
|---|---|---|---|---|---|
| 21 | Gambar – Kombinasi | Perhatikan pola berikut:Bentuk berikutnya adalah … | A. B. C. D. |
A. Persegi penuh | Bentuk berulang segitiga–lingkaran–persegi, sementara tiga awal kosong dan tiga berikutnya penuh. |
| 22 | Gambar – Ukuran & Warna | Perhatikan pola berikut:Perubahan utama pada pola adalah … | A. Ukuran membesar, warna memudar B. Ukuran mengecil, warna makin gelap C. Ukuran tetap, warna makin terang D. Bentuk berubah setiap langkah |
B. Ukuran mengecil, warna makin gelap | Setiap persegi berikutnya lebih kecil dan memiliki isian yang lebih gelap. |
| 23 | Gambar – Rotasi & Warna | Perhatikan pola berikut:Bentuk berikutnya adalah … | A. B. C. D. |
A. Panah kiri kosong | Setiap arah muncul dua kali: kosong lalu penuh. Arah bergeser 90° searah jarum jam: kanan, bawah, berikutnya kiri. |
| 24 | Gambar – Pola Bentuk | Perhatikan pola berikut:Bentuk berikutnya adalah … | A. B. C. D. |
A. Segitiga penuh | Bentuk berulang lingkaran–persegi–segitiga; tiga pertama kosong dan tiga berikutnya penuh. |
| 25 | Gambar – Pola Bentuk | Perhatikan pola berikut:Bentuk berikutnya adalah … | A. B. C. D. |
A. Segitiga kosong | Bentuk bergantian segitiga–belah ketupat. Dua pertama kosong, dua berikutnya penuh, lalu kembali kosong. |
Slide 6 — Analitis & Data
| No. | Kategori | Soal | Pilihan Jawaban | Jawaban | Pembahasan |
|---|---|---|---|---|---|
| 26 | Analitis – Urutan | Lima dokumen A, B, C, D, E disusun. C setelah A, B sebelum D, dan E terakhir. Susunan yang mungkin adalah … | A. A-C-B-D-E B. C-A-B-D-E C. B-D-E-A-C D. D-B-A-C-E E. A-B-E-C-D |
A. A-C-B-D-E | A memenuhi C setelah A, B sebelum D, dan E berada di posisi terakhir. |
| 27 | Analitis – Kelompok | Dari P, Q, R, S dipilih 2 orang. Jika P dipilih maka Q harus dipilih. Pasangan yang tidak mungkin adalah … | A. P-Q B. Q-R C. Q-S D. R-S E. P-R |
E. P-R | Jika P dipilih, Q wajib ikut. Pasangan P-R tanpa Q tidak mungkin. |
| 28 | Data – Pertumbuhan | Jumlah transaksi meningkat dari 2.400 menjadi 2.760. Persentase kenaikannya adalah … | A. 10% B. 12% C. 15% D. 18% E. 20% |
C. 15% | Kenaikan 360. Persentase = 360/2.400 × 100% = 15%. |
| 29 | Data – Perbandingan | Divisi A dan B memiliki rasio pegawai 4:7. Jika totalnya 330 orang, pegawai Divisi A berjumlah … | A. 100 B. 110 C. 120 D. 140 E. 210 |
C. 120 | Total bagian 11. Divisi A = 4/11 × 330 = 120. |
| 30 | Data – Rata-rata | Empat nilai adalah 70, 75, 80, dan 85. Agar rata-rata lima nilai menjadi 80, nilai kelima harus … | A. 80 B. 85 C. 90 D. 95 E. 100 |
C. 90 | Total yang dibutuhkan 5×80=400. Jumlah empat nilai=310, jadi nilai kelima=90. |
Slide 7 — Campuran Sulit
| No. | Kategori | Soal | Pilihan Jawaban | Jawaban | Pembahasan |
|---|---|---|---|---|---|
| 31 | Campuran – Deret | Tentukan angka berikutnya: 5, 11, 23, 47, 95, … | A. 181 B. 189 C. 191 D. 193 E. 195 |
C. 191 | Pola ×2 +1. 95×2+1 = 191. |
| 32 | Campuran – Aljabar | Jika 2x + y = 17 dan x − y = 1, nilai x adalah … | A. 5 B. 6 C. 7 D. 8 E. 9 |
B. 6 | Dari x−y=1 → y=x−1. Substitusi 2x+x−1=17 → 3x=18 → x=6. |
| 33 | Campuran – Peluang | Dalam kotak terdapat 4 bola merah, 5 biru, dan 1 hijau. Peluang mengambil bola biru adalah … | A. 1/5 B. 2/5 C. 1/2 D. 3/5 E. 4/5 |
C. 1/2 | Total bola 10, bola biru 5, jadi peluang 5/10 = 1/2. |
| 34 | Campuran – Waktu | Rapat dimulai pukul 09.15 dan berlangsung 1 jam 50 menit. Jika jeda 25 menit, sesi berikutnya dimulai pukul … | A. 11.20 B. 11.25 C. 11.30 D. 11.35 E. 11.40 |
C. 11.30 | 09.15 + 1 jam 50 menit = 11.05. Tambah 25 menit menjadi 11.30. |
| 35 | Campuran – Kombinatorik | Dari 7 kandidat akan dipilih ketua, sekretaris, dan bendahara. Banyak susunan yang mungkin adalah … | A. 35 B. 105 C. 140 D. 210 E. 343 |
D. 210 | Jabatan berbeda sehingga urutan penting: 7×6×5 = 210. |
1. Memahami Tahapan Seleksi PCPM BI
Setiap pelamar PCPM BI harus melalui beberapa tahap seleksi yang bukan hanya menguji pengetahuan, tetapi juga karakter dan kemampuan analitis. Tahapan ini dimulai dari registrasi online dan seleksi administrasi, yang berfungsi menyaring pelamar sesuai kualifikasi dasar.
Selanjutnya, terdapat Tes Potensi Dasar (TPD) yang dibagi menjadi dua tahap; Tahap 1 meliputi Tes Kemampuan Dasar (TKD), tes nilai AKHLAK, dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK). Tahap 2 fokus pada kemampuan Bahasa Inggris dan Learning Agility, yang secara spesifik mengukur adaptabilitas dan kemampuan belajar cepat peserta. Pada tahap instansi, seleksi meliputi Tes Kompetensi Bidang (TKB) berupa materi ekonomi makro, moneter serta kebanksentralan, wawancara, psikotes, dan pemeriksaan kesehatan.
Khusus PCPM BI, terdapat assessment lanjutan berupa Focus Group Discussion (FGD) dan studi kasus yang menuntut peserta mampu bekerja dalam kelompok dan menunjukkan kemampuan analisis serta pemecahan masalah secara komprehensif.
Baca juga: Strategi Efektif Menghadapi Seleksi PCPM Bank Indonesia
2. Menelaah Materi Latihan Soal TPD PCPM BI

Memahami cakupan materi adalah pondasi utama dalam persiapan seleksi PCPM BI. Tes Kemampuan Dasar meliputi soal verbal, numerik, dan figural yang menguji logika dan kemampuan penalaran kuantitatif serta verbal. Tes nilai AKHLAK mengacu pada core values BI yakni integritas, kolaborasi, adaptabilitas, dan lain-lain yang dinilai melalui respon situasional.
Wawasan Kebangsaan diujikan melalui pemahaman Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Bahasa Inggris dan Learning Agility menjadi fokus di tahap kedua TPD, meliputi tes membaca, kosa kata, sekaligus kemampuan cepat beradaptasi.
Untuk TKB, soal akan mendalami ekonomi makro, kebijakan moneter, dan fungsi bank sentral, yang memerlukan pemahaman konsep dan penerapan kebijakan BI secara terkini. Sedangkan FGD dan studi kasus menuntut peserta mengaplikasikan kemampuan analisis dalam konteks masalah nyata.
Baca juga: Panduan Lengkap Tes Ekonomi dan Kebanksentralan PCPM BI
3. Strategi Efektif Persiapan Latihan Soal TPD PCPM BI
Memulai persiapan yang terstruktur akan meningkatkan efektivitas belajar. Langkah awal adalah mengenali jenis soal dan membuat jadwal belajar yang realistis, mengalokasikan waktu untuk setiap materi sesuai kebutuhan kemampuan masing-masing.
Latihan soal TPD secara rutin dan evaluasi hasil latihan penting untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan. Misalnya, bagi peserta non-ekonomi, fokus perlu diberikan pada pemahaman ekonomi makro dan kebijakan moneter secara bertahap menggunakan sumber yang mudah dipahami.
Penggunaan simulasi tryout berbasis soal asli PCPM BI juga sangat dianjurkan sebagai metode pengayaan dan manajemen waktu saat ujian. Jangan lupa gunakan platform terpercaya seperti JadiPCPM untuk mendapatkan latihan soal yang up-to-date beserta pembahasannya secara mendalam.
Baca juga: Cara Menyusun Jadwal Belajar Persiapan Tes PCPM BI
4. Mengenali Pola Soal dan Insight Tahapan Seleksi
Soal TPD PCPM BI cenderung memiliki pola bertahap dari yang dasar hingga tingkat menengah ke atas, terutama di bagian numerik dan logika. Soal bahasa Inggris sering berfokus pada pemahaman bacaan dan vocabulary seputar ekonomi.
Tes ekonomi dan kebanksentralan lebih menuntut aplikasi konsep dan analisa situasi makroekonomi nasional serta kebijakan BI. Tahapan FGD dan studi kasus merupakan yang paling menantang mengingat memerlukan kemampuan berpikir kritis, komunikasi efektif, dan kolaborasi dalam waktu terbatas.
Memahami pola ini memungkinkan pelamar untuk menyesuaikan strategi belajar dan pemecahan soal sesuai karakteristik tiap tahapan seleksi.
5. Pendekatan Lolos Latihan Soal TPD PCPM BI

Dalam mengerjakan tes online, salah satu strategi efektif adalah mengatur waktu pengerjaan dengan membagi soal lebih cepat pada bagian yang sudah dikuasai dan mengalokasikan waktu khusus pada soal sulit. Pelajari trik mengeliminasi pilihan jawaban dan fokus pada soal bernilai tinggi.
Wawancara, baik HR maupun user, harus dipersiapkan dengan pemahaman mendalam terhadap visi BI dan posisi yang dilamar, serta penguasaan cerita pengalaman yang relevan. Di FGD dan assessment, berpartisipasilah secara aktif dengan mengemukakan ide logis dan mendukung argumen secara konstruktif.
Pengalaman berlatih dengan simulasi dapat memperkuat percaya diri dan mengasah kemampuan beradaptasi dengan kondisi nyata seleksi.
Jangan ragu untuk mencoba berbagai sumber latihan soal dan ikuti bimbingan yang fokus pada latihannya, seperti JadiPCPM yang menyediakan materi dan pembahasan komprehensif untuk persiapan seleksi PCPM BI.
Baca juga: Tips Menghadapi Wawancara PCPM Bank Indonesia
Mini FAQ
Kalau belum berpengalaman di ekonomi, tetap bisa lolos PCPM BI?
Ya, selama ada kemauan belajar keras dan latihan soal tpd pcpm bi secara terstruktur, pemahaman ekonomi makro dan kebanksentralan bisa ditingkatkan. Banyak peserta non-ekonomi yang berhasil dengan strategi belajar yang tepat.
Lebih baik prioritaskan materi TPD atau TKB saat persiapan?
Mulailah dari TPD karena itu tahap awal penyaringan. Setelah percaya diri dengan TPD, fokuskan persiapan pada TKB dan materi khusus ekonomi BI.
Apakah nilai tes PCPM dapat diulang di batch berikutnya?
Biasanya, pelamar diwajibkan mendaftar ulang dan mengikuti proses seleksi dari awal di batch selanjutnya jika tidak lolos.
Bagaimana cara efektif menghadapi FGD dan studi kasus?
Latihan kemampuan berargumentasi, mendengarkan pendapat orang lain, dan belajar menganalisis masalah nyata secara praktis adalah kunci utama.
Strategi apa yang tepat saat menghadapi tes Bahasa Inggris di PCPM?
Perbanyak latihan membaca teks ekonomi, perhatikan kosa kata teknis, dan asah kemampuan memahami konteks dalam bacaan.
Ringkasan
Latihan soal tpd pcpm bi merupakan kunci strategis untuk sukses dalam seleksi PCPM Bank Indonesia yang sangat kompetitif. Dengan memahami tahapan seleksi dan materi secara menyeluruh, serta menerapkan strategi belajar dan latihan yang terarah, peluang lolos tentu bisa meningkat secara signifikan.
Terus belajar secara konsisten, gunakan sumber belajar yang kredibel seperti platform JadiPCPM untuk latihan soal dan pembahasan, serta siapkan mental dan wawasan secara komprehensif agar kamu siap menghadapi setiap tahapan seleksi. Semangat berproses dan terus tingkatkan kemampuan agar mimpi bergabung dengan Bank Indonesia segera terwujud.




