Contoh Soal TPD PCPM BI 40: Latihan Penalaran, Jawaban, dan Pembahasan

Contoh Soal TPD PCPM BI 40 Latihan Penalaran, Jawaban, dan Pembahasan

Mencari contoh soal TPD PCPM BI 40 masih relevan bagi peserta yang ingin memahami pola kemampuan yang pernah dinilai dalam proses rekrutmen Bank Indonesia. PCPM Angkatan 40 sendiri merupakan rekrutmen tahun 2025. Tes Potensi Dasar dilaksanakan secara online pada 27–28 September 2025 setelah pengumuman seleksi administrasi pada 24 September 2025. Peserta yang lolos kemudian melanjutkan ke tahap tes pengetahuan.

Saat ini Bank Indonesia sudah memasuki PCPM Angkatan 41 tahun 2026, dengan periode pendaftaran 9–14 Agustus 2026. Pada angkatan terbaru, istilah yang digunakan adalah Seleksi Potensi Dasar, sedangkan PCPM 40 menggunakan istilah Tes Potensi Dasar. Karena itu, soal PCPM BI 40 lebih tepat digunakan sebagai bahan belajar dari angkatan sebelumnya dan tidak boleh dianggap sebagai kisi-kisi pasti PCPM BI 41.

Hal penting lainnya, Bank Indonesia tidak menampilkan contoh soal asli, jumlah soal, pembagian subtes, maupun passing grade TPD PCPM BI 40 pada halaman jadwal dan FAQ resmi yang tersedia untuk publik. Maka, contoh soal dalam artikel ini merupakan latihan yang disusun untuk mengasah kemampuan yang relevan dengan tujuan Tes Potensi Dasar, bukan soal asli atau bocoran Bank Indonesia.

Mengenal Tujuan TPD PCPM BI 40

PCPM atau Pendidikan Calon Pegawai Asisten Manajer merupakan jalur penerimaan pegawai Bank Indonesia untuk Segmen Jabatan Officer dengan pangkat Asisten Manajer yang dikembangkan sebagai kader pimpinan. Pada PCPM Angkatan 40, Tes Potensi Dasar ditempatkan setelah seleksi administrasi dan sebelum Tes Pengetahuan Teknis.

Dokumen resmi Bank Indonesia mengenai penyelenggaraan rekrutmen menjelaskan bahwa Tes Potensi Dasar digunakan untuk mengukur kapasitas intelektual atau kemampuan penalaran logis, termasuk potensi individu dalam menangkap informasi, menyelesaikan masalah, dan mempelajari hal-hal baru. Penjelasan tersebut memberikan gambaran mengenai kemampuan yang ingin dinilai, tetapi tidak memuat kisi-kisi soal PCPM BI 40 secara spesifik.

Dengan dasar tersebut, latihan TPD dapat diarahkan pada kemampuan memahami informasi, menemukan hubungan logis, memecahkan masalah, serta menentukan jawaban secara teliti. Peserta sebaiknya tidak sekadar menghafalkan contoh soal karena yang lebih penting adalah memahami cara berpikir untuk menemukan jawaban.

Baca juga: Cara Efektif Persiapan Tes Ekonomi PCPM BI

Contoh Soal Penalaran Logis TPD PCPM BI 40

Contoh berikut dibuat sebagai latihan, bukan soal resmi Bank Indonesia.

Soal 1

Empat peserta, yaitu Andi, Bima, Citra, dan Dinda mengikuti presentasi secara bergantian. Diketahui:

  • Andi tampil sebelum Citra.
  • Bima tampil setelah Dinda.
  • Citra bukan peserta terakhir.
  • Dinda tampil pertama.

Siapakah yang pasti tampil setelah Dinda?

A. Hanya Bima
B. Hanya Andi
C. Andi, Bima, dan Citra
D. Citra dan Bima
E. Tidak dapat ditentukan

Jawaban: C. Andi, Bima, dan Citra

Pembahasan: Karena Dinda sudah dipastikan tampil pertama, ketiga peserta lainnya otomatis berada setelah Dinda. Informasi tentang urutan Andi dan Citra tetap berguna untuk menentukan susunan lebih rinci, tetapi untuk menjawab pertanyaan cukup diketahui bahwa Dinda berada di posisi pertama.

Latihan semacam ini membantu peserta membiasakan diri membaca beberapa kondisi sekaligus, memisahkan informasi penting, kemudian mengambil kesimpulan yang benar.


Soal 2

Semua pegawai Divisi A mengikuti pelatihan ekonomi. Sebagian peserta pelatihan ekonomi mengikuti pelatihan statistik. Raka adalah pegawai Divisi A.

Kesimpulan yang pasti benar adalah:

A. Raka mengikuti pelatihan statistik
B. Raka mengikuti pelatihan ekonomi
C. Semua peserta statistik berasal dari Divisi A
D. Raka tidak mengikuti pelatihan statistik
E. Semua peserta ekonomi mengikuti statistik

Jawaban: B. Raka mengikuti pelatihan ekonomi

Pembahasan: Informasi pertama menyebut semua pegawai Divisi A mengikuti pelatihan ekonomi. Karena Raka merupakan pegawai Divisi A, Raka pasti mengikuti pelatihan ekonomi. Tidak ada informasi yang cukup untuk memastikan apakah Raka juga mengikuti pelatihan statistik.

Baca juga: Strategi Cepat Kuasai Soal TPD untuk SBI

Contoh Soal Memahami Informasi

Kemampuan menangkap informasi termasuk aspek yang disebut dalam penjelasan resmi Bank Indonesia mengenai Tes Potensi Dasar. Karena itu, peserta dapat berlatih dengan bacaan singkat yang menuntut ketelitian dalam membedakan fakta dan kesimpulan.

Soal 3

Sebuah unit memiliki target menyelesaikan 120 laporan dalam empat hari. Pada hari pertama diselesaikan 25 laporan, hari kedua 30 laporan, dan hari ketiga 35 laporan.

Berapa laporan yang harus diselesaikan pada hari keempat agar target tercapai?

A. 20
B. 25
C. 30
D. 35
E. 40

Jawaban: C. 30

Pembahasan:

Total tiga hari pertama:

25 + 30 + 35 = 90

Target keseluruhan adalah 120 laporan, sehingga:

120 − 90 = 30 laporan

Soal seperti ini menilai kemampuan mengambil informasi yang relevan lalu menggunakannya untuk menyelesaikan persoalan sederhana.


Soal 4

Sebuah program dimulai hanya apabila dua kondisi terpenuhi: anggaran telah disetujui dan tim pelaksana telah terbentuk. Anggaran sudah disetujui, tetapi tim pelaksana belum terbentuk.

Kesimpulan yang paling tepat adalah:

A. Program pasti dimulai
B. Program belum dapat dimulai
C. Anggaran harus dibatalkan
D. Tim pelaksana tidak diperlukan
E. Program sudah selesai

Jawaban: B. Program belum dapat dimulai

Pembahasan: Program membutuhkan dua kondisi sekaligus. Karena baru satu kondisi yang terpenuhi, program belum dapat dimulai. Kunci soal adalah memperhatikan hubungan syarat yang diberikan dan tidak membuat asumsi tambahan.

Contoh Soal Pemecahan Masalah

Bank Indonesia juga menyebut kemampuan menyelesaikan masalah sebagai salah satu potensi yang menjadi sasaran pengukuran Tes Potensi Dasar. Latihan pemecahan masalah dapat menggunakan situasi yang membutuhkan beberapa langkah sebelum jawaban ditemukan.

Soal 5

Sebuah tim beranggotakan 8 orang dapat menyelesaikan pekerjaan dalam 15 hari. Dengan asumsi produktivitas setiap orang sama, berapa hari yang diperlukan jika pekerjaan tersebut dilakukan oleh 12 orang?

A. 8 hari
B. 10 hari
C. 12 hari
D. 18 hari
E. 20 hari

Jawaban: B. 10 hari

Pembahasan:

Total beban pekerjaan:

8 × 15 = 120 orang-hari

Jika dikerjakan 12 orang:

120 ÷ 12 = 10 hari

Peserta perlu mengenali bahwa jumlah pekerja dan waktu penyelesaian memiliki hubungan berbanding terbalik ketika jumlah pekerjaan tetap.


Soal 6

Harga sebuah barang turun 20% dari Rp250.000. Setelah itu, harga hasil penurunan tersebut naik 10%.

Berapa harga akhirnya?

A. Rp200.000
B. Rp210.000
C. Rp220.000
D. Rp225.000
E. Rp230.000

Jawaban: C. Rp220.000

Pembahasan:

Penurunan 20%:

20% × Rp250.000 = Rp50.000

Harga setelah turun:

Rp250.000 − Rp50.000 = Rp200.000

Kemudian naik 10%:

10% × Rp200.000 = Rp20.000

Harga akhir:

Rp200.000 + Rp20.000 = Rp220.000

Kesalahan yang umum terjadi adalah langsung menganggap turun 20% kemudian naik 10% sama dengan turun 10%. Padahal persentase kedua dihitung dari nilai yang sudah berubah.

Contoh Latihan Mengenali Pola

Bank Indonesia tidak menyebut secara publik bahwa soal pola numerik merupakan subtes resmi PCPM BI 40. Namun, latihan menemukan pola dapat digunakan untuk mengasah penalaran dan kemampuan mempelajari hubungan baru sebagaimana tujuan umum Tes Potensi Dasar yang dijelaskan BI.

Soal 7

Perhatikan deret berikut:

4, 10, 22, 46, 94, …

Angka berikutnya adalah:

A. 142
B. 176
C. 188
D. 190
E. 192

Jawaban: D. 190

Pembahasan:

Pola yang digunakan adalah:

4 × 2 + 2 = 10
10 × 2 + 2 = 22
22 × 2 + 2 = 46
46 × 2 + 2 = 94

Maka:

94 × 2 + 2 = 190

Peserta sebaiknya memeriksa pola terhadap beberapa angka terlebih dahulu. Jangan langsung mengambil kesimpulan hanya karena sebuah aturan cocok pada dua angka pertama.


Soal 8

Perhatikan pola berikut:

81, 27, 9, 3, …

Angka berikutnya adalah:

A. 0
B. 1
C. 2
D. 6
E. 9

Jawaban: B. 1

Pembahasan: Setiap angka dibagi tiga:

81 ÷ 3 = 27
27 ÷ 3 = 9
9 ÷ 3 = 3
3 ÷ 3 = 1

Latihan sederhana dapat digunakan terlebih dahulu untuk membangun ketelitian sebelum mengerjakan pola yang melibatkan lebih dari satu operasi.

Contoh Soal Pengambilan Kesimpulan

Soal 9

Lima dokumen P, Q, R, S, dan T harus diperiksa. Ketentuannya:

  • P harus diperiksa sebelum R.
  • Q harus diperiksa sebelum S.
  • T harus diperiksa paling akhir.

Susunan berikut yang memenuhi seluruh ketentuan adalah:

A. R – P – Q – S – T
B. P – R – S – Q – T
C. Q – P – S – R – T
D. S – Q – P – R – T
E. P – Q – T – R – S

Jawaban: C. Q – P – S – R – T

Pembahasan: Pilihan C memenuhi semua aturan. P berada sebelum R, Q berada sebelum S, dan T berada pada urutan terakhir. Pada soal dengan beberapa ketentuan seperti ini, cara paling cepat adalah memeriksa pilihan berdasarkan aturan yang paling mudah dieliminasi.


Soal 10

Jika seluruh anggota Tim X menguasai aplikasi A, dan Sinta tidak menguasai aplikasi A, maka kesimpulan yang dapat diambil adalah:

A. Sinta pasti anggota Tim X
B. Sinta bukan anggota Tim X
C. Sinta menguasai semua aplikasi lain
D. Tim X tidak menggunakan aplikasi A
E. Tidak ada anggota Tim X yang menguasai aplikasi A

Jawaban: B. Sinta bukan anggota Tim X

Pembahasan: Semua anggota Tim X wajib memiliki karakteristik menguasai aplikasi A. Karena Sinta tidak memiliki karakteristik tersebut, Sinta tidak termasuk anggota Tim X berdasarkan kondisi yang diberikan.

Cara Menggunakan Contoh Soal TPD PCPM BI 40 untuk Belajar

Contoh soal sebaiknya tidak hanya dikerjakan untuk mengetahui jumlah jawaban benar. Setelah latihan selesai, periksa kembali alasan di balik setiap jawaban dan cari bagian yang paling sering menimbulkan kesalahan. Jika kesalahan terjadi karena kurang membaca informasi, latihan dapat difokuskan pada ketelitian. Jika masalahnya terletak pada kecepatan, latihan berikutnya dapat dilakukan dengan batas waktu.

Peserta juga dapat membagi latihan menjadi beberapa sesi. Pada tahap awal, utamakan akurasi tanpa mengejar kecepatan. Setelah pola berpikir mulai terbentuk, gunakan timer agar terbiasa membuat keputusan dalam waktu terbatas. Namun, durasi latihan yang dibuat sendiri tidak boleh disebut sebagai durasi resmi TPD PCPM BI 40, karena informasi rinci tersebut tidak dicantumkan pada halaman resmi PCPM 40 yang tersedia untuk publik.

Selain kemampuan menjawab soal, peserta PCPM 40 juga harus memperhatikan kesiapan teknis. FAQ resmi menetapkan tes online menggunakan komputer atau laptop dengan webcam, RAM minimal 4 GB, prosesor Core i3 atau setara, mouse dan keyboard yang berfungsi, browser yang didukung, serta koneksi internet stabil. Untuk online test, peserta tidak diperbolehkan menggunakan telepon seluler atau tablet.

Baca juga: Panduan Lengkap Tahapan Seleksi PCPM BI

Jangan Menganggap Contoh Soal sebagai Bocoran Resmi

Pencarian contoh soal TPD PCPM BI 40 sering menghasilkan berbagai latihan dari lembaga pendidikan, forum, hingga media sosial. Materi tersebut dapat membantu belajar, tetapi statusnya harus dibedakan dengan informasi yang benar-benar diterbitkan oleh Bank Indonesia.

Pada halaman resmi PCPM BI 40, BI mengumumkan jadwal TPD, tahapan seleksi, mekanisme tes online, dan berbagai ketentuan peserta. Namun, halaman tersebut tidak memberikan publik contoh soal asli maupun passing grade khusus TPD.

Karena itu, hindari klaim seperti “soal asli TPD”, “bocoran resmi”, atau “kisi-kisi pasti Bank Indonesia” jika tidak terdapat pengumuman resmi yang mendukungnya. Pendekatan yang lebih aman adalah menggunakan soal latihan untuk membangun kemampuan penalaran, memahami informasi, menyelesaikan masalah, dan mempelajari pola baru.

Relevansi TPD PCPM BI 40 untuk Peserta PCPM BI 41

Saat ini Bank Indonesia sudah memasuki PCPM Angkatan 41 tahun 2026. Pendaftaran angkatan 41 berlangsung pada 9–14 Agustus 2026, dan dalam struktur seleksinya terdapat Seleksi Potensi Dasar setelah Seleksi Administrasi. Tahap berikutnya adalah Seleksi Pengetahuan Teknis yang meliputi Pengetahuan Umum, Kebanksentralan, dan Bahasa Inggris.

Struktur ini menunjukkan bahwa informasi PCPM BI 40 masih dapat membantu peserta memahami posisi pengujian potensi dasar dalam rangkaian seleksi. Namun, perubahan istilah dari “Tes Potensi Dasar” menjadi “Seleksi Potensi Dasar” juga menjadi pengingat bahwa peserta tidak sebaiknya menganggap format setiap angkatan pasti sama.

Dengan demikian, contoh soal TPD PCPM BI 40 dapat dimanfaatkan sebagai latihan kemampuan dasar, sedangkan teknis PCPM BI 41 harus tetap mengikuti pengumuman resmi Bank Indonesia tahun 2026.

Mini FAQ

Apakah contoh soal TPD PCPM BI 40 merupakan soal resmi Bank Indonesia?

Tidak. Bank Indonesia tidak memublikasikan contoh soal asli TPD PCPM BI 40 kepada publik. Contoh soal yang digunakan sebagai latihan sebaiknya dipahami sebagai bahan untuk mengasah kemampuan, bukan soal resmi atau bocoran seleksi.

Kapan Tes Potensi Dasar PCPM BI 40 dilaksanakan?

Tes Potensi Dasar PCPM BI Angkatan 40 dilaksanakan secara online pada 27–28 September 2025 setelah peserta melewati tahap seleksi administrasi.

Apa yang dinilai dalam Tes Potensi Dasar PCPM BI?

Dokumen resmi Bank Indonesia menjelaskan bahwa Tes Potensi Dasar digunakan untuk mengukur kapasitas intelektual dan penalaran logis, termasuk kemampuan menangkap informasi, menyelesaikan masalah, serta mempelajari hal baru.

Apakah Bank Indonesia mengumumkan jumlah soal TPD PCPM BI 40?

Tidak. Pada kanal resmi PCPM BI 40 yang tersedia untuk publik, Bank Indonesia tidak memublikasikan rincian jumlah soal, pembagian subtes, maupun passing grade khusus Tes Potensi Dasar.

Apakah latihan verbal dan numerik bisa digunakan untuk persiapan?

Bisa digunakan sebagai latihan untuk mengasah ketelitian, penalaran, pemecahan masalah, dan kecepatan berpikir. Namun, latihan tersebut tidak boleh dianggap sebagai kisi-kisi resmi PCPM BI 40.

Apa tahap setelah Tes Potensi Dasar PCPM BI 40?

Peserta yang lolos melanjutkan ke tahap tes pengetahuan yang mencakup Pengetahuan Umum, Pengetahuan Kebanksentralan, dan Bahasa Inggris sebelum memasuki tahapan seleksi berikutnya.

Apakah soal TPD PCPM BI 40 masih relevan untuk PCPM BI 41?

Masih relevan sebagai bahan latihan dan referensi untuk memahami pola seleksi sebelumnya. Namun, peserta PCPM BI 41 tetap harus mengikuti ketentuan, jadwal, dan informasi terbaru yang diumumkan resmi oleh Bank Indonesia.

Ringkasan

Tes Potensi Dasar PCPM BI 40 dilaksanakan secara online pada 27–28 September 2025 dan menjadi tahapan setelah Seleksi Administrasi. Peserta yang lolos kemudian melanjutkan ke Tes Pengetahuan Umum, Pengetahuan Kebanksentralan, dan Bahasa Inggris. Bank Indonesia menjelaskan bahwa Tes Potensi Dasar digunakan untuk mengukur kapasitas intelektual atau penalaran logis, termasuk kemampuan menangkap informasi, menyelesaikan masalah, dan mempelajari hal baru.

Namun, kanal resmi PCPM BI 40 tidak memublikasikan rincian jumlah soal, pembagian subtes, passing grade, maupun contoh soal asli kepada publik. Karena itu, contoh soal dalam artikel ini disusun sebagai latihan mandiri, bukan soal resmi atau bocoran seleksi. Peserta dapat memanfaatkannya untuk melatih penalaran, ketelitian, pemecahan masalah, dan pengelolaan waktu dengan tetap menjadikan informasi resmi Bank Indonesia sebagai rujukan utama.

Referensi Resmi

  1. Bank Indonesia – Seleksi Penerimaan PCPM Angkatan 41.
  2. Senora.id – 50 Contoh Soal Tes Potensi Dasar PCPM BI Tahun 2025 dan Jawabannya
  3. RCTI+ – 15 Contoh Soal TPD PCPM BI 2024 Lengkap dengan Jawabannya
Bagikan :

Promo Special Untuk Kamu:

KODE PROMO JADIPCPM
KODE VOUCHER JADIPCPM - ARTIKEL - PROMO PAYDAYSALE
previous arrow
next arrow

Artikel Terbaru Lainnya:

Cari Artikel

Cari artikel dan panduan belajar untuk menemukan berbagai informasi, tips, dan strategi seputar persiapan ujian.

Akses Bimbel JadiPCPM