Soal Seleksi Kompetensi Dasar menjadi salah satu bagian penting yang perlu dipersiapkan oleh calon peserta Sekolah Kedinasan 2026 setelah dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi. Pada seleksi tahun ini, SKD kembali dilaksanakan menggunakan sistem Computer Assisted Test atau CAT yang dikelola Badan Kepegawaian Negara. Sistem ini digunakan agar proses pengerjaan dan penilaian berlangsung secara terkomputerisasi, transparan, dan terstandar.
Berdasarkan jadwal resmi BKN, pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 berlangsung pada 18–30 Agustus 2026. Setelah rangkaian seleksi administrasi selesai, pelaksanaan SKD CAT BKN dijadwalkan pada 22 September–7 Oktober 2026. Rentang waktu tersebut memberi kesempatan bagi peserta untuk mulai mempersiapkan diri lebih serius sejak proses pendaftaran berlangsung, terutama pada materi yang membutuhkan latihan rutin seperti TIU dan TKP.
Ketentuan penerimaan peserta didik Sekolah Kedinasan tahun ini juga memiliki dasar regulasi baru, yaitu Peraturan Menteri PANRB Nomor 13 Tahun 2026 tentang Penerimaan Peserta Didik Sekolah Kedinasan. Aturan tersebut ditetapkan pada 15 Juli dan diundangkan pada 16 Juli 2026. Regulasi ini menjadi salah satu dasar penting dalam pelaksanaan penerimaan Sekolah Kedinasan 2026 bersama ketentuan teknis lain yang diterbitkan pemerintah.
Bagi peserta yang sedang mencari soal seleksi kompetensi dasar 2026, hal terpenting bukan sekadar menghafal jawaban dari kumpulan latihan. Peserta perlu memahami karakter setiap jenis tes karena SKD mencakup kemampuan kebangsaan, penalaran, hingga cara mengambil keputusan dalam berbagai situasi. Dengan memahami pola soal, peserta akan lebih mudah menentukan cara penyelesaian yang tepat ketika menghadapi pertanyaan dengan tingkat kesulitan berbeda.
Latihan juga sebaiknya dilakukan secara bertahap dan disertai evaluasi. Kesalahan pada soal TWK, TIU, maupun TKP perlu dicatat agar peserta mengetahui bagian mana yang masih lemah. Cara seperti ini biasanya lebih efektif dibanding hanya mengejar jumlah soal yang dikerjakan tanpa memahami alasan di balik jawaban yang benar.
Catatan: contoh soal dalam artikel ini dibuat sebagai latihan berdasarkan ruang lingkup materi resmi SKD. Soal-soal tersebut bukan soal asli, bocoran, maupun soal resmi BKN.
1. Mengenal Seleksi Kompetensi Dasar 2026

Seleksi Kompetensi Dasar atau SKD merupakan tahapan yang digunakan untuk mengukur kompetensi dasar peserta sebelum mengikuti proses seleksi berikutnya. Dalam penerimaan Sekolah Kedinasan, peserta yang lolos administrasi akan mengikuti SKD menggunakan CAT BKN. Untuk Sekolah Kedinasan 2026, pemerintah menetapkan penyelenggaraan penerimaan melalui sembilan kementerian dan lembaga. Di antaranya Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perhubungan, Kementerian Hukum, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, BPS, BIN, BSSN, serta BMKG.
SKD berbeda dengan seleksi lanjutan masing-masing sekolah. Setelah hasil SKD diumumkan, peserta yang memenuhi ketentuan masih dapat menghadapi tahapan lanjutan sesuai mekanisme kementerian atau lembaga yang dipilih. Karena itu, memperoleh nilai melewati batas minimum tidak otomatis berarti peserta diterima sebagai mahasiswa, praja, atau taruna. SKD masih menjadi bagian dari rangkaian seleksi yang lebih panjang.
Baca juga: Mengenal Nilai AKHLAK di Rekrutmen BUMN
2. Struktur Soal Seleksi Kompetensi Dasar
Berdasarkan ketentuan SKD Sekolah Kedinasan 2026 dalam Keputusan Menteri PANRB Nomor 406 Tahun 2026, materi SKD terdiri dari tiga kelompok utama:
| Materi | Jumlah Soal | Nilai Maksimal |
|---|---|---|
| Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) | 30 soal | 150 |
| Tes Intelegensia Umum (TIU) | 35 soal | 175 |
| Tes Karakteristik Pribadi (TKP) | 45 soal | 225 |
| Total | 110 soal | 550 |
Peserta memiliki waktu 100 menit untuk menyelesaikan 110 soal tersebut. Struktur 30 soal TWK, 35 soal TIU, dan 45 soal TKP juga digunakan pada SKD Sekolah Kedinasan tahun sebelumnya sebagaimana dijelaskan BKN. Dengan jumlah soal yang lebih banyak daripada menit pengerjaan, peserta tidak bisa terlalu lama berhenti pada satu pertanyaan. Kecepatan membaca perlu berjalan bersama ketelitian.
Namun, bukan berarti setiap soal harus mendapatkan porsi waktu yang sama. TIU berbentuk hitungan atau analisis biasanya membutuhkan waktu lebih panjang dibanding beberapa pertanyaan TWK atau TKP.
3. Materi Tes Wawasan Kebangsaan
Tes Wawasan Kebangsaan atau TWK mengukur penguasaan pengetahuan sekaligus kemampuan peserta memahami nilai-nilai kebangsaan.
Ruang lingkup TWK yang digunakan pemerintah meliputi:
- nasionalisme;
- integritas;
- bela negara;
- pilar negara; dan
- bahasa negara.
Kementerian PANRB menjelaskan bahwa nasionalisme berkaitan dengan kemampuan menempatkan kepentingan nasional dengan tetap mempertahankan identitas bangsa. Integritas berkaitan dengan kejujuran, komitmen, ketangguhan, dan konsistensi.
Sementara materi pilar negara berkaitan dengan nilai dalam Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, NKRI, serta Bhinneka Tunggal Ika. Karena itu, latihan soal seleksi kompetensi dasar untuk TWK sebaiknya tidak hanya berupa hafalan tanggal atau pasal. Peserta juga perlu berlatih memahami penerapan nilai kebangsaan dalam suatu kasus.
4. Materi Tes Intelegensia Umum
Tes Intelegensia Umum atau TIU banyak membutuhkan kemampuan bernalar. Materinya dibagi ke dalam kemampuan verbal, numerik, dan figural.
Kemampuan Verbal
Bagian verbal antara lain mencakup:
- analogi;
- silogisme; dan
- analitis.
Analogi meminta peserta memahami hubungan antara dua konsep. Silogisme berhubungan dengan kemampuan menarik kesimpulan dari beberapa pernyataan, sedangkan analitis menguji kemampuan membaca informasi dan menentukan kesimpulan yang tepat.
Kemampuan Numerik
Materi numerik mencakup:
- berhitung;
- deret angka;
- perbandingan kuantitatif; dan
- soal cerita.
Bagian ini tidak selalu membutuhkan rumus yang rumit. Justru pemahaman operasi dasar, persentase, pecahan, perbandingan, pola angka, dan kemampuan membaca informasi sering menjadi fondasi utama.
Kemampuan Figural
Kemampuan figural mencakup:
- analogi gambar;
- ketidaksamaan; dan
- serial atau pola gambar.
Peserta perlu melihat perubahan bentuk, arah, jumlah objek, rotasi, maupun hubungan antargambar.
Pembagian verbal, numerik, dan figural tersebut juga tercantum dalam penjelasan resmi Kementerian PANRB mengenai materi SKD.
5. Materi Tes Karakteristik Pribadi
Tes Karakteristik Pribadi atau TKP memiliki pola yang berbeda dari TWK dan TIU. Peserta biasanya dihadapkan pada situasi kerja atau pelayanan, kemudian diminta memilih respons yang paling tepat.
Aspek yang dinilai meliputi:
- pelayanan publik;
- jejaring kerja;
- sosial budaya;
- teknologi informasi dan komunikasi;
- profesionalisme; dan
- anti-radikalisme.
Kementerian PANRB menjelaskan bahwa TKP tidak hanya melihat pengetahuan. Tes ini digunakan untuk melihat bagaimana peserta menentukan sikap ketika menghadapi situasi tertentu.
Karena pilihan jawabannya dapat sama-sama terlihat masuk akal, peserta perlu mencari respons yang paling menunjukkan sikap profesional, berorientasi pelayanan, dapat bekerja sama, dan tetap sesuai aturan.
Baca juga: Strategi Efektif Mempersiapkan Tes PCPM BI
6. Contoh Soal Seleksi Kompetensi Dasar dan Pembahasan
Berikut beberapa contoh latihan yang disusun berdasarkan ruang lingkup resmi SKD.
Contoh Soal TWK 1
Pancasila menjadi dasar dalam penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara. Sikap yang paling mencerminkan penerapan sila ketiga adalah ….
A. Memaksakan pendapat kepada kelompok lain
B. Mengutamakan kepentingan kelompok sendiri
C. Menjaga persatuan meskipun terdapat perbedaan
D. Menghindari masyarakat yang memiliki latar belakang berbeda
E. Mengutamakan kepentingan pribadi
Jawaban: C
Pembahasan: Persatuan Indonesia menempatkan kepentingan bersama dan persatuan bangsa di atas perbedaan kelompok.
Contoh Soal TWK 2
Seorang pegawai mengetahui rekannya mengubah data untuk memberikan keuntungan kepada pihak tertentu. Sikap yang paling sesuai dengan nilai integritas adalah ….
A. Membiarkan karena bukan tanggung jawabnya
B. Mengikuti tindakan tersebut agar tidak dikucilkan
C. Menyimpan informasi agar hubungan kerja tetap baik
D. Melaporkan melalui mekanisme yang berlaku disertai informasi yang dapat dipertanggungjawabkan
E. Menyebarkan informasi tersebut kepada semua rekan kerja
Jawaban: D
Pembahasan: Integritas berkaitan dengan kejujuran, konsistensi, dan keberanian mempertahankan tindakan yang benar dengan tetap mengikuti prosedur.
Contoh Soal TWK 3
Bhinneka Tunggal Ika menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia ….
A. Harus memiliki kebudayaan yang sama
B. Dapat tetap bersatu dalam keberagaman
C. Tidak diperbolehkan memiliki perbedaan pendapat
D. Mengutamakan budaya daerah tertentu
E. Harus menghilangkan identitas daerah
Jawaban: B
Pembahasan: Bhinneka Tunggal Ika menegaskan persatuan dalam keberagaman masyarakat Indonesia.
Contoh Soal TIU 1
Perhatikan deret berikut:
4, 8, 16, 32, 64, ….
A. 96
B. 112
C. 120
D. 128
E. 132
Jawaban: D. 128
Pembahasan: Setiap bilangan dikalikan dua.
4 × 2 = 8
8 × 2 = 16
16 × 2 = 32
32 × 2 = 64
64 × 2 = 128
Contoh Soal TIU 2
Sebuah barang memiliki harga Rp240.000. Toko memberikan diskon sebesar 25%. Harga setelah diskon adalah ….
A. Rp160.000
B. Rp170.000
C. Rp180.000
D. Rp190.000
E. Rp200.000
Jawaban: C. Rp180.000
Pembahasan:
25% × Rp240.000 = Rp60.000.
Harga setelah diskon:
Rp240.000 − Rp60.000 = Rp180.000.
Contoh Soal TIU 3
Semua peserta yang lolos administrasi dapat mengikuti tahap berikutnya. Andi tidak lolos administrasi.
Kesimpulan yang paling tepat adalah ….
A. Andi pasti mengikuti tahap berikutnya
B. Andi tidak memenuhi syarat untuk mengikuti tahap berikutnya berdasarkan pernyataan tersebut
C. Semua peserta tidak lolos
D. Andi merupakan peserta terbaik
E. Tidak ada peserta mengikuti seleksi
Jawaban: B
Pembahasan: Berdasarkan informasi yang diberikan, syarat menuju tahap berikutnya adalah lolos administrasi. Andi tidak memenuhi syarat tersebut.
Contoh Soal TIU 4
Perbandingan jumlah peserta laki-laki dan perempuan adalah 3 : 5. Jika jumlah seluruh peserta 160 orang, jumlah peserta perempuan adalah ….
A. 60
B. 80
C. 90
D. 100
E. 120
Jawaban: D. 100
Pembahasan:
Total rasio = 3 + 5 = 8.
Jumlah peserta perempuan:
5/8 × 160 = 100 orang.
Contoh Soal TIU 5
BUKU : MEMBACA = MUSIK : ….
A. Menulis
B. Mendengar
C. Menggambar
D. Berlari
E. Menghitung
Jawaban: B. Mendengar
Pembahasan: Buku berkaitan dengan aktivitas membaca, sedangkan musik berkaitan dengan aktivitas mendengar.
Contoh Soal TKP 1
Saat sedang melayani masyarakat, seorang pengguna layanan terlihat kesal karena belum memahami prosedur yang harus dijalankan. Sikap yang sebaiknya dilakukan adalah ….
A. Memintanya membaca sendiri petunjuk yang tersedia
B. Mengabaikan karena peserta lain masih menunggu
C. Menjelaskan prosedur dengan tenang dan membantu sesuai kewenangan
D. Menyuruhnya kembali pada hari lain
E. Meminta rekan menyelesaikan seluruh masalah tersebut
Pilihan yang paling kuat: C
Pembahasan: Respons tersebut menunjukkan orientasi pelayanan publik sekaligus tetap bekerja sesuai kewenangan.
Contoh Soal TKP 2
Anda mendapat tugas bersama rekan dari unit lain yang belum pernah bekerja dengan Anda. Apa yang sebaiknya dilakukan?
A. Mengerjakan seluruh tugas sendiri
B. Menunggu rekan menghubungi terlebih dahulu
C. Membagi pekerjaan tanpa berdiskusi
D. Mengajak berdiskusi mengenai tujuan, pembagian tugas, dan cara berkoordinasi
E. Meminta atasan memindahkan tugas kepada orang lain
Pilihan yang paling kuat: D
Pembahasan: Pilihan ini menunjukkan kemampuan membangun jejaring dan bekerja sama.
Contoh Soal TKP 3
Instansi mulai menggunakan aplikasi baru untuk pekerjaan sehari-hari, tetapi Anda belum terbiasa menggunakannya.
A. Menolak karena sistem lama lebih mudah
B. Menunggu orang lain mengerjakan pekerjaan tersebut
C. Mempelajari panduan dan meminta bantuan jika menemukan kendala
D. Menggunakan aplikasi hanya jika diperintah
E. Tetap memakai cara lama tanpa memberi tahu atasan
Pilihan yang paling kuat: C
Pembahasan: Sikap tersebut menunjukkan kemampuan beradaptasi dengan teknologi dan kemauan meningkatkan kompetensi.
Baca juga: Tips Jitu Meningkatkan Skor Tes Kemampuan Dasar
7. Sistem Penilaian dan Nilai Ambang Batas SKD
Cara penilaian TWK dan TIU berbeda dengan TKP. Pada TWK dan TIU, jawaban benar mendapatkan nilai 5. Jawaban salah atau tidak dijawab mendapatkan nilai 0.
Sementara pada TKP, setiap pilihan jawaban memiliki bobot nilai. Nilainya berada pada rentang 1 sampai 5, sedangkan soal yang tidak dijawab mendapatkan nilai 0. Pola penilaian semacam ini juga telah digunakan pada SKD yang diselenggarakan pemerintah sebelumnya.
Untuk SKD Sekolah Kedinasan 2026, nilai maksimal seluruh tes adalah 550, dengan rincian:
- TWK maksimal 150;
- TIU maksimal 175; dan
- TKP maksimal 225.
Berdasarkan KepmenPANRB Nomor 406 Tahun 2026, nilai ambang batas peserta pada ketentuan umum adalah:
| Materi | Nilai Ambang Batas |
|---|---|
| Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) | 65 |
| Tes Intelegensia Umum (TIU) | 80 |
| Tes Karakteristik Pribadi (TKP) | 156 |
Terdapat pula ketentuan khusus bagi peserta dari daerah tertentu yang memperoleh afirmasi sesuai usulan kementerian/lembaga dan persetujuan Menteri. Untuk kelompok tersebut, nilai kumulatif SKD paling rendah adalah 281 dengan TIU paling rendah 55.
Perlu digarisbawahi, passing grade bukan jaminan kelulusan akhir. Peserta masih perlu memenuhi mekanisme penentuan kelulusan dan tahapan lanjutan yang ditetapkan sekolah kedinasan masing-masing.
8. Strategi Mengerjakan Soal SKD
Mengetahui materi belum cukup jika peserta belum terbiasa mengerjakan soal dalam batas waktu. Dengan 110 soal dan waktu 100 menit, pengaturan tempo menjadi salah satu bagian penting dalam latihan. Untuk TWK, latihan dapat dimulai dari memahami konsep terlebih dahulu. Hindari hanya menghafalkan daftar panjang tanpa mengetahui maknanya. Ketika soal dibuat dalam bentuk kasus, pemahaman konsep akan jauh lebih membantu.
Pada TIU, kuasai kembali hitungan dasar sebelum mengejar soal yang kompleks. Persentase, rasio, pecahan, pola bilangan, dan logika sering menjadi fondasi untuk menyelesaikan persoalan yang lebih panjang. TKP membutuhkan pendekatan berbeda. Jangan hanya mencari pilihan yang terdengar paling sopan. Perhatikan konteks permasalahan, kewenangan, pelayanan, profesionalisme, kerja sama, serta efektivitas tindakan.
Lakukan pula simulasi secara berkala. Gunakan 110 soal dengan durasi 100 menit agar tubuh dan pikiran terbiasa menghadapi tekanan waktu seperti pada ujian sebenarnya.
9. Kesalahan yang Perlu Dihindari Saat Latihan
Kesalahan pertama adalah terlalu berorientasi pada hafalan jawaban. Bank soal memang dapat membantu latihan, tetapi tujuan utamanya adalah mengenali pola dan memahami konsep. Kesalahan berikutnya adalah hanya mengejar passing grade. Nilai ambang batas merupakan batas minimum, bukan target ideal yang menjamin peserta dapat melanjutkan seluruh proses seleksi.
Peserta juga sering menghabiskan terlalu banyak waktu pada satu soal TIU. Jika sebuah pertanyaan membutuhkan perhitungan panjang dan belum menemukan cara penyelesaian, lebih baik melanjutkan terlebih dahulu lalu kembali jika waktu masih tersedia.
Terakhir, jangan menggunakan soal yang beredar dengan label “bocoran BKN” sebagai patokan. Gunakan materi resmi untuk menentukan ruang lingkup belajar dan perlakukan soal latihan sebagai sarana membangun kemampuan.
Baca juga: Persiapan Assessment PCPM BI: FGD dan Studi Kasus
Mini FAQ
Apa saja soal Seleksi Kompetensi Dasar?
Dalam SKD Sekolah Kedinasan, materi terdiri dari Tes Wawasan Kebangsaan atau TWK, Tes Intelegensia Umum atau TIU, dan Tes Karakteristik Pribadi atau TKP.
Berapa jumlah soal SKD Sekolah Kedinasan 2026?
SKD terdiri dari 110 soal, yaitu 30 TWK, 35 TIU, dan 45 TKP.
Berapa lama waktu mengerjakan SKD?
Durasi SKD Sekolah Kedinasan adalah 100 menit.
Berapa nilai maksimal SKD?
Nilai maksimal keseluruhan adalah 550, terdiri atas TWK maksimal 150, TIU 175, dan TKP 225.
Berapa passing grade SKD Sekolah Kedinasan 2026?
Nilai ambang batas pada ketentuan umum adalah TWK 65, TIU 80, dan TKP 156 berdasarkan KepmenPANRB Nomor 406 Tahun 2026.
Apakah lolos passing grade berarti pasti lolos Sekolah Kedinasan?
Tidak. Nilai ambang batas merupakan standar minimum SKD. Peserta masih harus mengikuti ketentuan kelulusan dan tahapan seleksi lanjutan sesuai instansi atau sekolah kedinasan yang dilamar.
Kapan SKD Sekolah Kedinasan 2026 dilaksanakan?
BKN menjadwalkan SKD CAT Sekolah Kedinasan 2026 pada 22 September sampai 7 Oktober 2026.
Apakah contoh soal di artikel ini merupakan soal resmi BKN?
Bukan. Seluruh contoh dibuat sebagai bahan latihan dengan mengacu pada ruang lingkup kompetensi resmi SKD dan tidak diklaim sebagai soal asli atau bocoran.
Ringkasan
Soal seleksi kompetensi dasar 2026 untuk Sekolah Kedinasan terbagi menjadi tiga komponen, yaitu TWK, TIU, dan TKP. Peserta menghadapi 110 soal dalam waktu 100 menit dengan nilai maksimal 550.
TWK berfokus pada nasionalisme, integritas, bela negara, pilar negara, dan bahasa negara. TIU menguji kemampuan verbal, numerik, serta figural. Sementara TKP menilai antara lain pelayanan publik, jejaring kerja, sosial budaya, teknologi informasi dan komunikasi, profesionalisme, serta anti-radikalisme. Ruang lingkup tersebut sejalan dengan materi resmi SKD yang dijelaskan pemerintah.
Untuk Sekolah Kedinasan 2026, SKD CAT BKN dijadwalkan berlangsung pada 22 September–7 Oktober 2026. Peserta sebaiknya tidak hanya mengejar nilai minimum, tetapi membangun pemahaman materi, kecepatan, dan ketelitian melalui latihan yang dilakukan secara teratur.
Referensi Resmi
- Badan Kepegawaian Negara (BKN) – Jadwal Penerimaan Peserta Didik Sekolah Kedinasan Tahun 2026.
- Brain Academy – Contoh Soal Tryout SKD Kedinasan 2026: TWK, TKP, TIU
- Kitalulus – Contoh Soal SKD CPNS TIU, TWK, TKP, dan Pembahasannya




