Tes kebanksentralan PCPM BI merupakan bagian dari Seleksi Pengetahuan Teknis PCPM Bank Indonesia Angkatan 41, bukan tahapan seleksi yang berdiri sendiri. Dalam jadwal resmi, Bank Indonesia mencantumkan tiga materi pada tahap tersebut, yakni Pengetahuan Umum, Kebanksentralan, dan Bahasa Inggris. Seleksi dijadwalkan berlangsung secara online pada minggu ke-3 September 2026.
Bank Indonesia tidak memublikasikan jumlah soal khusus kebanksentralan, passing grade, durasi khusus tiap materi, ataupun bank soal asli PCPM BI 41 pada halaman publik. Untuk memahami ruang lingkup kebanksentralan, peserta dapat merujuk publikasi resmi BI, termasuk buku Kebanksentralan: Konsep dan Kebijakan yang diterbitkan BI Institute pada April 2026. Buku tersebut merupakan referensi kebanksentralan, bukan kisi-kisi resmi PCPM BI 41.
Tes Kebanksentralan Masuk Seleksi Pengetahuan Teknis PCPM BI 41

Portal Rekrutmen PCPM BI 41 secara eksplisit menempatkan Kebanksentralan dalam Seleksi Pengetahuan Teknis bersama dua bidang lainnya. Tahap ini berlangsung setelah pengumuman hasil Seleksi Potensi Dasar.
Rangkaian yang tercantum pada jadwal resmi adalah:
| Tahapan | Jadwal |
|---|---|
| Seleksi Potensi Dasar | 5–6 September 2026 |
| Pengumuman hasil Seleksi Potensi Dasar | Minggu ke-3 September 2026 |
| Seleksi Pengetahuan Teknis | Minggu ke-3 September 2026 |
| Materi Seleksi Pengetahuan Teknis | Pengetahuan Umum, Kebanksentralan, Bahasa Inggris |
| Pengumuman hasil Seleksi Pengetahuan Teknis | Minggu ke-4 September 2026 |
| Seleksi Psikologi | Minggu ke-2 Oktober 2026 |
Seleksi Pengetahuan Teknis dilaksanakan secara online. Tanggal, jam, jumlah soal, dan durasi khusus bagian Kebanksentralan belum dicantumkan pada tabel jadwal publik Bank Indonesia.
Peserta yang lolos suatu tahapan akan memperoleh informasi melalui Status Aplikasi dan pemberitahuan email sesuai jalur rekrutmen.
Baca Juga: Seleksi Pengetahuan Teknis PCPM BI 41 Digelar September 2026, Ini Materi Resmi dan Aturan Tesnya
Materi Tes Kebanksentralan yang Relevan dengan Tugas BI

Bank Indonesia tidak menerbitkan daftar kisi-kisi khusus tes Kebanksentralan PCPM BI 41. Karena itu, tidak tepat menyatakan satu daftar topik sebagai materi yang pasti keluar.
Namun, publikasi resmi BI Institute Kebanksentralan: Konsep dan Kebijakan tahun 2026 membahas sejumlah bidang utama kebanksentralan, di antaranya kebijakan moneter, pengelolaan likuiditas dan suku bunga, stabilitas nilai tukar, devisa, makroprudensial, sistem pembayaran, serta kebijakan pendukung Bank Indonesia.
Selain itu, laman resmi Bank Indonesia menjelaskan tiga bidang tugas utama BI:
- Moneter;
- Sistem Pembayaran;
- Stabilitas Sistem Keuangan.
Beberapa topik kebanksentralan yang dapat ditemukan dalam sumber resmi BI antara lain:
| Bidang | Pokok Pembahasan Resmi BI |
|---|---|
| Kelembagaan BI | Tujuan, tugas, kewenangan dan tata kelola |
| Moneter | Inflasi, nilai tukar, BI-Rate, transmisi kebijakan moneter |
| Makroprudensial | Intermediasi dan mitigasi risiko sistemik |
| Sistem Pembayaran | Infrastruktur, kebijakan pembayaran dan digitalisasi |
| Rupiah | Perencanaan hingga pemusnahan Uang Rupiah |
| Pasar Keuangan | Pasar uang dan pasar valuta asing |
| Kebijakan Pendukung | Ekonomi syariah, inklusi, internasional dan ekonomi berkelanjutan |
Bank Indonesia menjelaskan tujuan lembaganya adalah mencapai stabilitas nilai Rupiah, memelihara stabilitas Sistem Pembayaran, serta turut menjaga Stabilitas Sistem Keuangan dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Baca Juga: Contoh Soal Kebanksentralan PCPM BI 2026, 15 Soal dan Pembahasan Berdasarkan Materi Resmi BI
Contoh Soal Tes Kebanksentralan PCPM BI
Contoh berikut dibuat secara ilustratif berdasarkan informasi publik resmi Bank Indonesia. Soal-soal ini bukan soal asli PCPM BI, bukan bocoran, dan bukan kisi-kisi yang diterbitkan panitia.
Tujuan Bank Indonesia
Tujuan Bank Indonesia berdasarkan ketentuan yang berlaku adalah …
A. Menetapkan penerimaan dan belanja negara
B. Mengatur seluruh perusahaan jasa keuangan
C. Mencapai stabilitas nilai Rupiah, memelihara stabilitas Sistem Pembayaran, dan turut menjaga Stabilitas Sistem Keuangan
D. Mengelola seluruh bank umum
E. Menetapkan tarif pajak nasional
Jawaban: C
Pembahasan:
Tujuan tersebut tercantum pada laman resmi Bank Indonesia dan mengacu pada UU Bank Indonesia sebagaimana terakhir diubah melalui UU Nomor 4 Tahun 2023 tentang P2SK.
Bidang Tugas Bank Indonesia
Tiga bidang utama yang dikelola Bank Indonesia untuk mencapai tujuannya adalah …
A. Pajak, fiskal, dan investasi
B. Moneter, Sistem Pembayaran, dan Stabilitas Sistem Keuangan
C. APBN, perdagangan, dan industri
D. Perbankan, pajak, dan pasar modal
E. Investasi, ekspor, dan impor
Jawaban: B
Pembahasan:
BI menjalankan tugas pada bidang Moneter, Sistem Pembayaran, dan Stabilitas Sistem Keuangan.
Stabilitas Nilai Rupiah
Stabilitas nilai Rupiah mencakup kestabilan …
A. Harga saham dan obligasi
B. Harga emas dan minyak saja
C. Harga barang dan jasa serta nilai tukar Rupiah
D. Pajak dan penerimaan negara
E. Keuntungan perusahaan
Jawaban: C
Pembahasan:
Bank Indonesia menjelaskan stabilitas nilai Rupiah mencakup kestabilan harga barang dan jasa serta nilai tukar Rupiah terhadap mata uang negara lain.
Kerangka Kebijakan Moneter
Kerangka kebijakan moneter yang diterapkan Bank Indonesia sejak 1 Juli 2005 adalah …
A. Fixed Exchange Rate Framework
B. Inflation Targeting Framework
C. Fiscal Targeting Framework
D. Banking Targeting Framework
E. Money Supply Fixed Framework
Jawaban: B
Pembahasan:
Bank Indonesia menggunakan Inflation Targeting Framework (ITF) dengan inflasi sebagai sasaran yang diutamakan dan suku bunga kebijakan sebagai sinyal kebijakan moneter.
Kebijakan Makroprudensial
Salah satu tujuan penerapan kebijakan makroprudensial Bank Indonesia adalah …
A. Menetapkan tarif PPN
B. Menentukan belanja pemerintah
C. Memitigasi dan mengelola risiko sistemik
D. Menentukan harga saham perusahaan
E. Menetapkan upah minimum
Jawaban: C
Pembahasan:
Kebijakan makroprudensial BI antara lain ditujukan untuk mendorong intermediasi yang seimbang, berkualitas, dan berkelanjutan serta memitigasi dan mengelola risiko sistemik.
Sistem Pembayaran
Kewenangan mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran di Indonesia dilaksanakan oleh …
A. Kementerian Perdagangan
B. Bank Indonesia
C. Kementerian Keuangan saja
D. Bursa Efek Indonesia
E. Pemerintah daerah
Jawaban: B
Pembahasan:
Bank Indonesia mempunyai kewenangan mengatur dan menjaga kelancaran Sistem Pembayaran sesuai mandat Undang-Undang Bank Indonesia.
Prinsip Sistem Pembayaran
Salah satu prinsip kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia adalah …
A. Keamanan
B. Monopoli
C. Pembatasan akses
D. Kerahasiaan tanpa pengawasan
E. Pembayaran tunai wajib
Jawaban: A
Pembahasan:
BI menjelaskan prinsip kebijakan Sistem Pembayaran mencakup keamanan, efisiensi, kesetaraan akses, dan perlindungan konsumen.
Pengelolaan Uang Rupiah
Tahapan Pengelolaan Uang Rupiah oleh Bank Indonesia meliputi …
A. Perencanaan sampai pemusnahan
B. Penerbitan saham sampai investasi
C. Pengumpulan pajak sampai belanja negara
D. Kredit sampai pembiayaan
E. Ekspor sampai impor
Jawaban: A
Pembahasan:
Sesuai UU Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, tugas BI mencakup perencanaan, pencetakan, pengeluaran, pengedaran, pencabutan dan penarikan, hingga pemusnahan Rupiah.
Bauran Kebijakan Bank Indonesia
Bauran Kebijakan Bank Indonesia mengintegrasikan kebijakan utama untuk mencapai …
A. Target pendapatan perusahaan
B. Tujuan Bank Indonesia
C. Target penerimaan pajak
D. Anggaran kementerian
E. Target ekspor pemerintah
Jawaban: B
Pembahasan:
PBI Nomor 4 Tahun 2024 mengatur Bauran Kebijakan Bank Indonesia sebagai integrasi kebijakan yang mendukung pencapaian tujuan BI.
Kebijakan Moneter
Kebijakan moneter Bank Indonesia ditetapkan dan dilaksanakan untuk …
A. Mencapai stabilitas nilai Rupiah
B. Menetapkan pajak perusahaan
C. Menentukan APBN
D. Mengelola BUMN
E. Menentukan gaji nasional
Jawaban: A
Pembahasan:
PBI Nomor 5 Tahun 2025 mendefinisikan kebijakan moneter sebagai kebijakan BI yang ditetapkan dan dilaksanakan guna mencapai stabilitas nilai Rupiah.
Seluruh contoh di atas dibuat berdasarkan informasi resmi yang tersedia untuk publik. Bank Indonesia tidak menyatakan bahwa contoh tersebut merupakan soal yang akan muncul pada Seleksi Pengetahuan Teknis PCPM BI 41.
Jadwal dan Ketentuan Tes Kebanksentralan PCPM BI
Seleksi Pengetahuan Teknis dijadwalkan pada minggu ke-3 September 2026 secara online. Kebanksentralan dikerjakan sebagai bagian dari tahap yang juga mencakup Pengetahuan Umum dan Bahasa Inggris.
Informasi publik yang dapat dikonfirmasi adalah:
| Ketentuan | Informasi Resmi |
|---|---|
| Tahap | Seleksi Pengetahuan Teknis |
| Materi | Pengetahuan Umum, Kebanksentralan, Bahasa Inggris |
| Metode | Online |
| Jadwal | Minggu ke-3 September 2026 |
| Hasil seleksi | Minggu ke-4 September 2026 |
| Jumlah soal Kebanksentralan | Belum dipublikasikan |
| Passing grade Kebanksentralan | Belum dipublikasikan |
| Durasi khusus Kebanksentralan | Belum dipublikasikan |
Untuk tes online, FAQ PCPM BI menyebut peserta perlu menggunakan komputer atau laptop dengan webcam, keyboard dan mouse yang berfungsi, RAM minimal 4 GB, serta koneksi internet stabil. Perangkat mobile phone atau tablet tidak digunakan untuk pelaksanaan tes online.
Portal resmi juga menjelaskan bahwa progres tes tersimpan otomatis pada setiap halaman. Jika listrik atau internet terputus, peserta dapat melanjutkan dari halaman terakhir yang tersimpan, tetapi waktu tes tetap berjalan.
Baca Juga: Bank Soal PCPM BI 2026, Cek 95 Soal Tahap 1 dan Tahap 2 di JadiPCPM
Referensi Resmi Kebanksentralan dari Bank Indonesia
Salah satu publikasi terbaru yang relevan adalah buku Kebanksentralan: Konsep dan Kebijakan yang diterbitkan BI Institute pada 20 April 2026. Buku setebal 380 halaman tersebut membahas kebanksentralan dari sisi kelembagaan hingga berbagai kebijakan Bank Indonesia.
Beberapa cakupannya meliputi:
- kebijakan moneter;
- pengelolaan likuiditas;
- suku bunga;
- stabilitas nilai tukar;
- pengelolaan devisa;
- kebijakan makroprudensial;
- risiko sistemik;
- sistem pembayaran;
- kebijakan internasional;
- ekonomi inklusif dan berkelanjutan;
- ekonomi dan keuangan syariah;
- tata kelola dan kelembagaan Bank Indonesia.
Publikasi tersebut dapat menjadi rujukan untuk memahami kebanksentralan, tetapi BI tidak menyebut buku tersebut sebagai kisi-kisi resmi Seleksi Pengetahuan Teknis PCPM BI 41.
Link resminya:
Publikasi Kebanksentralan BI Institute:
Kebanksentralan: Konsep dan Kebijakan
Portal Rekrutmen PCPM BI 41:
https://www.rekrutmenpcpmbi.id/41/
Jadwal Resmi PCPM BI 41:
Cek Jadwal Seleksi PCPM BI 41
Tahap Setelah Tes Kebanksentralan PCPM BI
Kebanksentralan dinilai dalam rangkaian Seleksi Pengetahuan Teknis. Pengumuman hasil tahap tersebut dijadwalkan pada minggu ke-4 September 2026. Kandidat yang dinyatakan memenuhi kualifikasi kemudian melanjutkan ke Seleksi Psikologi secara online pada minggu ke-2 Oktober.
Tahapan setelahnya adalah:
- Seleksi Psikologi: minggu ke-2 Oktober;
- hasil Seleksi Psikologi: minggu ke-4 Oktober;
- Kesehatan dan Psikiatri: minggu ke-5 Oktober;
- hasil Kesehatan dan Psikiatri: minggu ke-2 November;
- Wawancara Pra Tahap Akhir: minggu ke-3 November;
- Seleksi Tahap Akhir: minggu ke-1 Desember;
- pengumuman hasil akhir: TBA.
Bank Indonesia memberi catatan bahwa jadwal pelaksanaan maupun pengumuman bersifat tentatif. Dengan demikian, tanggal spesifik yang belum diumumkan tidak sebaiknya dipastikan berdasarkan informasi dari luar portal resmi.
Mini FAQ
Tes kebanksentralan PCPM BI masuk tahap mana?
Kebanksentralan merupakan salah satu materi dalam Seleksi Pengetahuan Teknis PCPM BI 41 bersama Pengetahuan Umum dan Bahasa Inggris.
Kapan tes kebanksentralan PCPM BI 41 dilaksanakan?
Seleksi Pengetahuan Teknis yang mencakup Kebanksentralan dijadwalkan secara online pada minggu ke-3 September 2026. Jadwal tersebut bersifat tentatif.
Berapa jumlah soal kebanksentralan PCPM BI?
Bank Indonesia belum memublikasikan jumlah soal khusus Kebanksentralan dalam Seleksi Pengetahuan Teknis PCPM BI 41 pada informasi publik.
Berapa passing grade tes kebanksentralan PCPM BI?
Passing grade khusus Kebanksentralan maupun nilai ambang batas Seleksi Pengetahuan Teknis PCPM BI 41 tidak dicantumkan pada portal publik Bank Indonesia.
Di mana materi resmi kebanksentralan Bank Indonesia dapat dibaca?
Informasi dapat dipelajari melalui website resmi Bank Indonesia dan publikasi BI Institute, termasuk buku Kebanksentralan: Konsep dan Kebijakan terbitan 2026. Buku tersebut merupakan referensi kebanksentralan dan tidak dinyatakan sebagai kisi-kisi resmi PCPM BI 41.
Ringkasan
Tes kebanksentralan PCPM BI 41 merupakan bagian dari Seleksi Pengetahuan Teknis, bersama Pengetahuan Umum dan Bahasa Inggris. Tahap tersebut dijadwalkan secara online pada minggu ke-3 September 2026 dan hasilnya pada minggu ke-4 September. Bank Indonesia belum memublikasikan jumlah soal, passing grade, durasi khusus Kebanksentralan, maupun bank soal asli.
Untuk memahami bidang kebanksentralan, publikasi resmi BI membahas antara lain tujuan dan tugas Bank Indonesia, kebijakan moneter, makroprudensial, Sistem Pembayaran, Pengelolaan Uang Rupiah, nilai tukar, devisa, serta kebijakan pendukung. Buku Kebanksentralan: Konsep dan Kebijakan dari BI Institute dapat digunakan sebagai referensi resmi mengenai topik tersebut, tetapi bukan kisi-kisi PCPM BI 41.




